Gedung UKM di Waduk Melati Terbengkalai

Jumat, 18 Juli 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Lopi Kasim 64380

2 Tahun Kosong, Gedung Dinas KUMKMP Alami Kerusakan

(Foto: Suriaman Panjaitan)

Sebuah gedung Usaha Kecil Menengah (UKM) yang dikelola Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pedagangan DKI Jakarta dibiarkan terbengkalai. Akibatnya, gedung yang terletak di Jalan Waduk Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan berada satu kawasan dengan pusat perbelanjaan Thamrin City tersebut mengalami kerusakan di beberapa bagiannya,

Pak gubernur sudah menyetujuinya (hasil lelang) tapi PKS-nya masih ada di biro hukum, kalau itu sudah selesai baru aktif kembali gedung itu



Pantauan beritajakarta.com, gedung berlantai 6 tersebut saat ini mengalami kerusakan dan keretakan di bagian lantai dan beberapa bagian lainnya.

Niko Yarangga (47), petugas keamanan gedung mengatakan, gedung tersebut sebelumnya kerap digunakan sebagai lokasi promosi produk-produk yang dihasilkan UKM. Sejak 2 tahun ini gedung tersebut sudah tidak lagi ditempati.

"Sudah dua tahun kosong, tapi di dalam masih ada properti milik pedagang yang belum diangkut," ujar Niko, Jumat (18/7).

Menurut Niko, kosong gedung tersebut karena pengelolaannya akan diserahkan kepada pihak ketiga, namun belum menemukan kesepakatan.  

"Yang saya tahu, ini gedungkan mau diserahkan pengelolaanya kepada pihak ketiga yaitu swasta, calonnya sudah beberapa kali meninjau lokasi ini tapi saya tidak tahu kelanjutannya, makanya gedung ini masih kosong dan belum dilakukan perawatan," ungkapnya.

Kepala Dinas KUMKMP Jakarta, Joko Kundaryo, membenarkan gedung yang berada di bawah tanggung jawab instansinya saat ini sedang kosong.

Dikatakan Joko, setelah selesai lelang calon pengelola, saat ini perjanjian kerja sama (PKS) antara pihak swasta dan Pemprov DKI Jakarta belum menemukan titik temu.  

"Pak gubernur sudah menyetujuinya (hasil lelang) tapi PKS-nya masih ada di biro hukum, kalau itu sudah selesai baru aktif kembali gedung itu," terang Joko.

Nantinya, lanjut Joko, jika PKS tersebut sudah selesai, gedung tersebut akan ditempati 300 pedagang dan diharapkan akan dikelola seperti gedung SMESCO. rencananya, di gedung tersebut juga akan menjadi tempat penampungan PKL Tanah Abang.  

"Rencananya akan dijadikan Pusat Kopi Nusantara dan pedagang UKM yang berkualitas, ada tempat santainya juga disana, ya kayak SMESCO DKI-nyalah nanti," kata Joko.

Namun, tambah Joko, pihaknya belum bisa memastikan kapan gedung tersebut dapat ditempati lantaran semua tergantung dari PKS yang sedang di godok Biro Hukum DKI Jakarta. "Semua tergantung PKS, mudah-mudahan bisa tahun ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
kantor asean ilustrasi

Eks Gedung Walikota Jaksel Dihibahkan ke Sekretariat ASEAN

Jumat, 18 Juli 2014 8505

Dirazia, PKL Tanah Abang Melawan

PKL Tanah Abang Baku Pukul dengan Petugas

Kamis, 17 Juli 2014 5529

 Padahal, kondisi jalan sejajar dengan rel kereta api.

Tujuh Jalan di Jakpus Akan Dibeton

Rabu, 16 Juli 2014 3850

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 798

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks