Pembangunan Pasar Kebon Bawang Mangkrak

Jumat, 18 Juli 2014 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Lopi Kasim 7381

Akibat Anggara Tidak Cari, Pembangun Pasar Kebun Bawang Akhirnya Mangkrak.

(Foto: doc)

Pasca peletakan batu pertama (ground breaking) oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Joko Widodo, November 2013 lalu, pembangunan Pasar Rakyat Kebon Bawang di RW 04, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tak kunjung selesai. Padahal, sesuai surat perintah kerja (SPK) pembangunan pasar tersebut akan rampung Juli 2014.

Rencananya akan dilakukan pembangunan lima pasar tersebut secara berbarengan, tapi karena terbentur oleh pencairan anggaran akhirnya kami hentikan dulu

Pantauan beritajakarta.com, saat ini kondisi bangunan masih berupa kerangka besi. Tidak ada satu pun nampak pekerja, bahan bangunan, serta alat berat yang beroperasi di lokasi pasar.

Kepala Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun, mengatakan, terhentinya proyek pembangunan Pasar Kebon Bawang sejak Maret lalu karena anggaran proyek

yang tidak cair. Karena masalah tersebut, pihaknya akan melakukan pembangunan dengan bertahap, berbeda dari rencana awal yang akan dilakukan secara serempak dengan 4 pasar lainnya di ibu kota.

“Rencananya akan dilakukan pembangunan lima pasar tersebut secara berbarengan, tapi karena terbentur oleh pencairan anggaran akhirnya kami hentikan dulu,” kata Agus, Jumat (18/7).

Dikatakan Agus, 5 pasar yang masih dalam proyek pembangunan PD Pasar Jaya antara lain Pasar Manggis, Pasar Pesanggrahan, Pasar Kampung Duri, Pasar Kebon Bawang dan Pasar Nangka Bungur. Saat ini, pihaknya masih fokus menyelesaikan Pembangunan Pasar Manggis, Jakarta Selatan.

Pihaknya, lanjut Agus, tidak bisa memastikan proyek pembangunan Pasar Kebon Bawang akan segera dilakukan pasca pengerjaan Pasar Manggis. Pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dulu mana pasar yang membutuhkan percepatan pembangunan terlebih dulu. “Saya belum tahu setelah Pasar Manggis, pasar mana lagi. Tapi pastinya kami akan lihat mana pasar yang kebutuhannya sangan penting untuk dibangun,” tambahnya.

Sementara itu, akibat mangkraknya proyek pembangunan Pasar Kebon Bawang, sejumlah pedagang di pasar tersebut mengaku sangat kecewa. Pasalnya, omzet yang mereka dapat dari hasil dagangan mereka menurun.

Wastria (60), seorang pedagang sayur mengaku, sejak dipindahkan ke tempat penjualan sementara (TPS) penghasilannya menurun drastis dari penghasilan Rp 500 ribu perhari dan sekarang hanya mendapatkan Rp 200 ribu, “Untuk dapat uang Rp 200 ribu saja sangat sulit,” keluhnya.

BERITA TERKAIT
pembangunan sekolah dok beritajakarta

Anggaran Terhambat, Pembangunan Gedung SD Mangkrak

Rabu, 16 Juli 2014 8986

motor dinas plat merah

24 Motor Sports Mangkrak di Kantor Pengelola Transjakarta

Senin, 21 April 2014 7570

tiang monorel mangkrak

Jokowi Tidak Persoalkan Monorel Mangkrak Lagi

Jumat, 23 Mei 2014 4552

truk_distankam_dki.jpg

18 Truk Sudin Pertamanan Jaktim Mangkrak

Selasa, 01 April 2014 5181

truk_sampah_mangkrak_rusak_andry.jpg

35 Truk Sampah Sudin Kebersihan Jakpus Mangkrak

Selasa, 25 Maret 2014 8176

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7154

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4841

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2649

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2560

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1241

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks