Rabu, 22 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Erikyanri Maulana
2647
(Foto: doc)
Para korban banjir di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan hingga kini masih bertahan di pengungsian. Kebutuhan makanan dan air bersih untuk pengungsi sejauh ini dapat terpenuhi dengan baik. Namun sayangnya, kebutuhan untuk susu formula bagi balita hingga kini masih dirasa kurang.
"Bantuan datang dari semua pihak antara lain Polri, TNI, swasta, pemerintah sudah. Kalau makanan sudah cukup, sekarang yang diperlukan yaitu susu bayi," ujar Mahludin, Camat Tebet, Rabu (22/1).
Dikatakan Mahludin, kebutuhan susu untuk bayi dan balita ini sangat penting, mengingat wilayah banjir yang berada di Kecamatan Tebet cukup luas. "Banyak sekali warga yang rumahnya terdampak banjir. Lebih dari 4 ribu jiwa menjadi korban banjir. Dari Kelurahan Kebon Baru sampai Bukit Duri, jadi banyak juga balitanya," katanya.
Beberapa lokasi pengungsian di Kecamatan Tebet, antara lain yakni, kantor Kelurahan Bukit Duri, Masjid At-Tahiriyah, kantor PKK RW 08, dan PKK RW 012. Lalu di daerah Manggarai Utara RW 04, dan juga Kantor Kelurahan Kebon Baru dan SDN 011/09 Kebon Baru.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
890
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
819
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1192
Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih