Segel Kotak Suara Dibuka, Pilpres Terancam Diulang

Senin, 14 Juli 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 5694

Buka Segel Kotak Suara, Pemilu Terancam Diulang

(Foto: doc)

Pemilu presiden (Pilpres) di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Papanggo dan Kelurahan Warakas terancam diulang. Pasalnya, penyelenggara pemilu di belasan Tempat Pemungutan Suara (TPS) diduga membuka segel pada kotak suara saat dibawa dari Panitia Pemungutan Suara ke Panitia Pemilihan Kecamatan.

Pembukaan kotak suara itu seharusnya dilakukan dalam pleno. Yang kita rekomendasikan adalah pemungutan suara ulang di TPS dimaksud

Hal itu terjadi setelah pemungutan suara di masing-masing TPS berakhir. Menurut aturan kotak suara harus langsung disegel. Akan tetapi, karena ada logistik yang tertinggal, maka segel serta kotak dibuka lagi untuk memasukkan sisanya.

Ke-15 TPS yang dimaksud, 9 diantaranya ada di Kelurahan Papanggo, yakni TPS 2, 15, 26, 29, 40, 46, 51, 52, dan 68. Sedangkan di Kelurahan Warakas ada 6 TPS, yakni, TPS 11, 17, 40, 51, 52 dan 68.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta, Mimah Susanti, menjelaskan, hal tersebut melanggar prosedur pembukaan kotak suara yang tidak sesuai dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2008. Yakni, para petugas KPPS membuka surat suara di kelurahan tanpa melalui pleno.

"Pembukaan kotak suara itu seharusnya dilakukan dalam pleno. Yang kita rekomendasikan adalah pemungutan suara ulang di TPS dimaksud," tegasnya, Senin (14/7).

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara, Abdul Muin, mengatakan, siang ini pukul 15.00, KPUD Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian terhadap rekomendasi Bawaslu. Kajian itu termasuk akan melakukan klarifikasi ke berbagai pihak bila dibutuhkan.

"Seluruh TPS itu hampir sama kasusnya, mereka membuka segel karena ada logistik yang tertinggal. Mudah-mudahan segera bisa keluar hasil kajiannya sehingga segera ada kepastian," ujarnya.

Dari informasi yang didapat, tambah Muin, apa yang dilakukan para petugas KPPS itu tidak mengubah substansi dari hasil pemilihan. Mereka pun membuka kotak suara di depan para saksi masing-masing tim sukses.

"Sisa surat suara kita juga cuma seribu untuk lakukan pemilu ulang. Kotak dibukanya depan tim 1 dan 2 kok, makanya saya berharap sore sudah ada keputusan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Distribusi Logistik Pemilu Pilpres

Logistik Pemilu Pulau Seribu Rampung Hari ini

Selasa, 08 Juli 2014 4807

Pilpres, 100 Polisi Jaga Waduk Pluit

Pasca Pilpres, DKI Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 10 Juli 2014 3064

Pilpres, Situasi di Jakarta Timur Kondusif

Partisipasi Pemilih di Jaktim Tinggi

Kamis, 10 Juli 2014 3899

Usai Pilpres, Pelayanan Warga di Kelurahan Kembali Normal

Pelayanan di Kelurahan Palmerah Kembali Normal

Kamis, 10 Juli 2014 6998

Surat Suara Habis, Ratusan Penghuni Apartemen Gading Nias Akhirnya Golput

Ratusan Penghuni Apartemen Kehilangan Hak Pilih

Rabu, 09 Juli 2014 3567

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7128

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4817

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1963

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2494

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1057

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks