Segel Kotak Suara Dibuka, Pilpres Terancam Diulang

Senin, 14 Juli 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 5476

Buka Segel Kotak Suara, Pemilu Terancam Diulang

(Foto: doc)

Pemilu presiden (Pilpres) di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Papanggo dan Kelurahan Warakas terancam diulang. Pasalnya, penyelenggara pemilu di belasan Tempat Pemungutan Suara (TPS) diduga membuka segel pada kotak suara saat dibawa dari Panitia Pemungutan Suara ke Panitia Pemilihan Kecamatan.

Pembukaan kotak suara itu seharusnya dilakukan dalam pleno. Yang kita rekomendasikan adalah pemungutan suara ulang di TPS dimaksud

Hal itu terjadi setelah pemungutan suara di masing-masing TPS berakhir. Menurut aturan kotak suara harus langsung disegel. Akan tetapi, karena ada logistik yang tertinggal, maka segel serta kotak dibuka lagi untuk memasukkan sisanya.

Ke-15 TPS yang dimaksud, 9 diantaranya ada di Kelurahan Papanggo, yakni TPS 2, 15, 26, 29, 40, 46, 51, 52, dan 68. Sedangkan di Kelurahan Warakas ada 6 TPS, yakni, TPS 11, 17, 40, 51, 52 dan 68.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta, Mimah Susanti, menjelaskan, hal tersebut melanggar prosedur pembukaan kotak suara yang tidak sesuai dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2008. Yakni, para petugas KPPS membuka surat suara di kelurahan tanpa melalui pleno.

"Pembukaan kotak suara itu seharusnya dilakukan dalam pleno. Yang kita rekomendasikan adalah pemungutan suara ulang di TPS dimaksud," tegasnya, Senin (14/7).

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara, Abdul Muin, mengatakan, siang ini pukul 15.00, KPUD Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian terhadap rekomendasi Bawaslu. Kajian itu termasuk akan melakukan klarifikasi ke berbagai pihak bila dibutuhkan.

"Seluruh TPS itu hampir sama kasusnya, mereka membuka segel karena ada logistik yang tertinggal. Mudah-mudahan segera bisa keluar hasil kajiannya sehingga segera ada kepastian," ujarnya.

Dari informasi yang didapat, tambah Muin, apa yang dilakukan para petugas KPPS itu tidak mengubah substansi dari hasil pemilihan. Mereka pun membuka kotak suara di depan para saksi masing-masing tim sukses.

"Sisa surat suara kita juga cuma seribu untuk lakukan pemilu ulang. Kotak dibukanya depan tim 1 dan 2 kok, makanya saya berharap sore sudah ada keputusan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Distribusi Logistik Pemilu Pilpres

Logistik Pemilu Pulau Seribu Rampung Hari ini

Selasa, 08 Juli 2014 4604

Pilpres, 100 Polisi Jaga Waduk Pluit

Pasca Pilpres, DKI Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 10 Juli 2014 2918

Pilpres, Situasi di Jakarta Timur Kondusif

Partisipasi Pemilih di Jaktim Tinggi

Kamis, 10 Juli 2014 3677

Usai Pilpres, Pelayanan Warga di Kelurahan Kembali Normal

Pelayanan di Kelurahan Palmerah Kembali Normal

Kamis, 10 Juli 2014 6692

Surat Suara Habis, Ratusan Penghuni Apartemen Gading Nias Akhirnya Golput

Ratusan Penghuni Apartemen Kehilangan Hak Pilih

Rabu, 09 Juli 2014 3335

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 801

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1162

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1105

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks