Disdik Copot Kepsek dan Wakepsek SMAN 3

Kamis, 10 Juli 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 13749

SMAN 3 Jakarta

(Foto: doc)

Dinas Pendidikan DKI Jakarta, mencopot kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMAN 3 Setiabudi, Jakarta Selatan. Pemberhentian keduanya dilakukan setelah terjadi tindak kekerasan terhadap siswa yang diduga dilakukan oleh seniornya. Kebijakan tersebut setelah melihat perkembangan kasus yang dilakukan oleh pihak kepolisian.  

Untuk Kepsek dan wakepsek-nya, besok akan diberikan surat pemberhentian dari jabatannya

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun, mengatakan, Jumat (11/7) besok, dirinya akan menandatangani surat pemberhentian Kepala Sekolah SMA Negeri 3, Ni Ketut Diah Chaerani dan Wakil Kepala Sekolah, La Ode Makbudu. "Untuk Kepsek dan wakepsek-nya, besok akan diberikan surat pemberhentian dari jabatannya," kata Lasro, Kamis (10/7).

Dikatakan Lasro, pihaknya masih belum memastikan keduanya akan dimutasi kemana. Namun keduanya tidak akan mndapatkan jabatan kembali, hanya akan menjadi guru atau staf di Dinas Pendidikan. "Bisa jadi guru atau staf Dinas Pendidikan," ucapnya.

Menurut Lasro, keduanya dianggap lalai dalam mengontrol ‎siswa-siswanya melakukan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa siswa lain. Sementara dua guru pembimbing ekstrakurikuler pecinta alam di SMA Negeri 3 telah resmi dibebastugaskan pada Selasa (24/6/2014) lalu.

Sementara untuk kegiatan pecinta alam di ibu kota, surat resmi pembekuannya baru akan keluar pada Senin pekan depan. "Kalau kegiatan pecinta alam di SMA 3 dan SMA 8 sudah dibekukan. Nanti Senin (14/7), kami akan berhentikan sementara kegiatan pecinta alam di Jakarta, secara tertulis," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Arfiand Caesar Al-Irhami (16), siswa kelas X SMA Negeri 3 meninggal dunia pada Jumat (20/6) di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan. Dia diketahui telah mengikuti pelatihan selama satu minggu di Tangkuban Parahu, Jawa Barat, untuk ekstrakurikuler pencinta alam.‎ Ditemukan banyak luka lebam dalam tubuh Arfiand.

Sementara itu, lima senior Arfiand yang diduga menganiaya Arfiand telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke Rutan Salemba dan Pondok Bambu. Selang beberapa waktu kemudian, Padian Prawiro Dirya (16) yang juga mengikuti kegiatan itu, meninggal dunia, karena digigit ular.

BERITA TERKAIT
ante korban Endar (39) mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 13.30 untuk melaporka

Ikut Kegiatan Ektrakurikuler, Siswa Tewas

Jumat, 20 Juni 2014 6063

ilustrasi jenazah

Polisi Temukan Titik Terang Tewasnya Siswa SMA 3 Setiabudi

Senin, 23 Juni 2014 6719

SMAN 3 Jakarta

Kegiatan Pecinta Alam SMAN 3 Dibekukan

Selasa, 24 Juni 2014 7110

SMAN 3 Jakarta

2 Guru SMAN 3 Dinonaktifkan Sementara

Selasa, 24 Juni 2014 5354

marbun larso

Disdik Larang Ekstrakurikuler Pecinta Alam di Sekolah

Senin, 30 Juni 2014 12404

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 4936

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1252

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1426

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1355

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 552

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks