Disdik Copot Kepsek dan Wakepsek SMAN 3

Kamis, 10 Juli 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 14071

SMAN 3 Jakarta

(Foto: doc)

Dinas Pendidikan DKI Jakarta, mencopot kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMAN 3 Setiabudi, Jakarta Selatan. Pemberhentian keduanya dilakukan setelah terjadi tindak kekerasan terhadap siswa yang diduga dilakukan oleh seniornya. Kebijakan tersebut setelah melihat perkembangan kasus yang dilakukan oleh pihak kepolisian.  

Untuk Kepsek dan wakepsek-nya, besok akan diberikan surat pemberhentian dari jabatannya

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun, mengatakan, Jumat (11/7) besok, dirinya akan menandatangani surat pemberhentian Kepala Sekolah SMA Negeri 3, Ni Ketut Diah Chaerani dan Wakil Kepala Sekolah, La Ode Makbudu. "Untuk Kepsek dan wakepsek-nya, besok akan diberikan surat pemberhentian dari jabatannya," kata Lasro, Kamis (10/7).

Dikatakan Lasro, pihaknya masih belum memastikan keduanya akan dimutasi kemana. Namun keduanya tidak akan mndapatkan jabatan kembali, hanya akan menjadi guru atau staf di Dinas Pendidikan. "Bisa jadi guru atau staf Dinas Pendidikan," ucapnya.

Menurut Lasro, keduanya dianggap lalai dalam mengontrol ‎siswa-siswanya melakukan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa siswa lain. Sementara dua guru pembimbing ekstrakurikuler pecinta alam di SMA Negeri 3 telah resmi dibebastugaskan pada Selasa (24/6/2014) lalu.

Sementara untuk kegiatan pecinta alam di ibu kota, surat resmi pembekuannya baru akan keluar pada Senin pekan depan. "Kalau kegiatan pecinta alam di SMA 3 dan SMA 8 sudah dibekukan. Nanti Senin (14/7), kami akan berhentikan sementara kegiatan pecinta alam di Jakarta, secara tertulis," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Arfiand Caesar Al-Irhami (16), siswa kelas X SMA Negeri 3 meninggal dunia pada Jumat (20/6) di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan. Dia diketahui telah mengikuti pelatihan selama satu minggu di Tangkuban Parahu, Jawa Barat, untuk ekstrakurikuler pencinta alam.‎ Ditemukan banyak luka lebam dalam tubuh Arfiand.

Sementara itu, lima senior Arfiand yang diduga menganiaya Arfiand telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke Rutan Salemba dan Pondok Bambu. Selang beberapa waktu kemudian, Padian Prawiro Dirya (16) yang juga mengikuti kegiatan itu, meninggal dunia, karena digigit ular.

BERITA TERKAIT
ante korban Endar (39) mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 13.30 untuk melaporka

Ikut Kegiatan Ektrakurikuler, Siswa Tewas

Jumat, 20 Juni 2014 6197

ilustrasi jenazah

Polisi Temukan Titik Terang Tewasnya Siswa SMA 3 Setiabudi

Senin, 23 Juni 2014 6930

SMAN 3 Jakarta

Kegiatan Pecinta Alam SMAN 3 Dibekukan

Selasa, 24 Juni 2014 7346

SMAN 3 Jakarta

2 Guru SMAN 3 Dinonaktifkan Sementara

Selasa, 24 Juni 2014 5633

marbun larso

Disdik Larang Ekstrakurikuler Pecinta Alam di Sekolah

Senin, 30 Juni 2014 12622

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7159

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4847

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3004

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2578

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1269

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks