Jelang Lebaran, PMKS di Jaktim Semakin Marak

Kamis, 10 Juli 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Lopi Kasim 3079

Jelang Lebaran, PMKS di Jaktim Semakin Marak

(Foto: doc)

Walaupun kerap dilakukan penertiban dan penjangkauan, menjelang Lebaran Idul Fitri, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) semakin marak. Di Jakarta Timur, lokasi yang kerap dijadikan lokasi mangkal PMKS terlihat di berbagai titik, diantaranya di perempatan Duren Sawit, Lampu Merah Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Perempatan Buaran dan perempatan Pulogadung.

Petugas sudah dibagi dua shift, jam 06.30 - 14.00 WIB dan pukul 14 -22.00 WIB, tapi tetap saja kewalahan untuk melakukan penghalauan

Kepala Seksie Pelayanan Rehabilitasi Sosial, Sudin Sosial Jakarta Timur, Mohamad Yasin, mengatakan, pihaknya mengalami kesulitan untuk menuntaskan PMKS yang kian marak saat bulan Ramadhan. Meskipun sudah dilakukan penjagaan kehadiran mereka terus bermunculan.

“PMKS itu suka main kucing-kucingan, ketika petugas tidak ada mereka langsung muncul lagi,“ ujarnya. Kamis (10/7).

Padahal, kata YAsin, sebanyak 40 petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S), dibantu petugas pekerja sosial masyarakat (PSM) sebanyak 20 orang, karang taruna dan Pokja Kesuma masing-masing 20 orang yang diturunkan setiap harinya untuk melakukan penjagaan dari pagi hingga sore hari.

“Petugas sudah dibagi dua shift, jam 06.30 - 14.00 WIB dan pukul 14 -22.00 WIB, tapi tetap saja kewalahan untuk melakukan penghalauan,” katanya.

Dikatakan Yasin, PMKS juga sering diberi peringatan tapi tidak pernah mengindahkannya. Maka pihaknya terpaksa melakukan penertiban. Akan tetapi walaupun sudah sering ditertibkan tetap saja PMKS itu tidak jera. PMKS yang sering beroperasi di lampu merah ini ternyata sebagian besar berasal dari luar daerah yang sengaja datang musiman di saat bulan suci ramadhan.

“Kita juga sudah melakukan pemulangan ke daerah asal, bahkan sudah dibekali uang makan, tapi tak beberapa lama mereka kembali mengemis lagi ke Jakarta,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bagi pengemis yang tertangkap sudah ditawarkan bekerja ke kebun kelapa sawit di daerah Sumatera dan Kalimantan. Tetapi menurutnya, para PMKS ini tidak mau, alasannya lebih gampang mencari uang di Jakarta.

Karena itu pihaknya juga berharap masyarakat tidak memberikan sedekah di jalan kepada para pengemis. Karena kalau masyarakat terus bersedekah di jalan maka PMKS akan terus menjamur di jalan.

BERITA TERKAIT
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.

Gedung Karang Taruna yang Roboh Belum Diperbaiki

Kamis, 10 Juli 2014 5936

PMKS Makin Marak di Jakarta Barat

PMKS Makin Marak di Jakarta Barat

Minggu, 06 Juli 2014 3694

korban kebakaran muara baru

Ribuan Korban Kebakaran Sahur di Tenda Pengungsian

Minggu, 29 Juni 2014 4005

 1.422 PMKS Terjaring Disemester Awal

Ramadhan, Pengemis Diprediksi Meningkat 15 Persen

Selasa, 24 Juni 2014 4968

pmks jakarta yos sudarso dokbj

Halau PMKS, 20 Petugas Siaga di Perempatan

Sabtu, 21 Juni 2014 3365

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7088

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4771

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1557

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2395

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2267

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks