Halau PMKS, 20 Petugas Siaga di Perempatan

Sabtu, 21 Juni 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 3364

pmks jakarta yos sudarso dokbj

(Foto: doc)

Mengantisipasi maraknya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), khususnya pengemis saat Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar operasi simpatik berupa sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak memberikan apapun kepada pengemis atau PMKS lainnya di jalanan atau di lampu-lampu merah. Sebanyak 20 petugas akan disiagakan disetiap perempatan.

Nantinya mereka (petugas) akan melakukan penghalauan terhadap PMKS dan juga melakukan sosialisasi imbauan kepada masyarakat dan pengendara agar tidak memberikan apapun pada PMKS

Kasudin Sosial Jakarta Barat, Ika Yuli Rahayu, mengatakan di wilayah Jakarta Barat terdapat empat titik atau lokasi perempatan lampu merah yang menjadi fokus operasi simpatik tersebut. Yaitu, perempatan lampu merah Tomang, Grogol, Cengkareng dan Kalideres.

“Empat lokasi tersebut selama ini merupakan kawasan rawan PMKS, khususnya pengemis, dari mulai usia anak-anak hingga orang dewasa. Biasanya seperti sudah tradisi mendekati bulan Ramadhan hingga lebaran akan semakin marak,” ujar Ika, Sabtu (21/6).

Sebagai langkah preventif dan untuk menghalau PMKS itu, kata Ika, pihaknya menyiapkan secara khusus sebanyak 80 petugas pilar-pilar sosial untuk diterjunkan pada empat titik lokasi tersebut. Nantinya, setiap hari selama Ramadhan pada tiap lokasi tersebut akan ditempatkan 20 petugas.

“Nantinya mereka (petugas) akan melakukan penghalauan terhadap PMKS dan juga melakukan sosialisasi imbauan kepada masyarakat dan pengendara agar tidak memberikan apapun pada PMKS,” ucap Ika.

Ke depan, lanjut Ika, pihaknya berharap dengan keberadaan petugas dan sosialisasi yang dilakukan, tidak satupun PMKS yang mangkal di titik perempatan lampu merah tersebut. Selain itu, masyarakat juga menjadi paham dan kalau ingin memberikan bantuan atau apapun dapat langsung ke sasaran yang tepat, seperti panti-panti sosial dan lain-lain.

“Kalau masyarakat tidak mau memberi, maka para PMKS juga akan berpikir untuk tidak meminta-minta di jalanan. Tapi pulang kampung,” tegas Ika.

Hingga saat ini, tambah Ika, pihaknya tetap rutin melakukan razia PMKS. Dari Januari hingga pertengahan Juni 2014, tercatat sudah sebanyak 700 PMKS yang dijaring yang kini menempati panti-panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

“Intinya, demi memberikan kenyamanan dan kekhusukan umat muslim menjalankan ibadah puasa kami akan mengintesifkan razia PMKS,” tandas Ika.

BERITA TERKAIT
pmks jakarta yos sudarso dokbj

Antisipasi PMKS, 30 Perempatan Jalan di Ibu Kota Akan Dijaga

Kamis, 19 Juni 2014 4799

PMKS yang Terjaring Razia Berlebaran di Panti Sosial

PMKS yang Terjaring Razia Berlebaran di Panti Sosial

Rabu, 18 Juni 2014 5875

 Hal ini belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Jelang Ramadhan, 1.000 Petugas Gabungan Halau PMKS

Selasa, 17 Juni 2014 3675

Namun bukan dalam pekerjaan yang sebenarnya, pendatang tersebut meminta uang dari belas kasih warga

Basuki: Penanganan PMKS Akan Lebih Manusiawi

Selasa, 17 Juni 2014 10407

Namun bukan dalam pekerjaan yang sebenarnya, pendatang tersebut meminta uang dari belas kasih warga

Antisipasi PMKS Masuk Jaksel, Perbatasan Dijaga 24 Jam

Jumat, 13 Juni 2014 3533

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7027

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4615

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2141

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1310

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1740

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks