Djarot Ingin Makam Fiktif Diungkap Melalui Investigasi

Senin, 25 Juli 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Andry 3251

Ungkap Makam Fiktif, Djarot Sarankan Investigasi Ketimbang Bongkar Makam

(Foto: Yopie Oscar)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku lebih setuju penanganan kasus makam fiktif dilakukan dengan investigasi ketimbang menggali satu persatu makam yang ada di Taman Pemakaman Umum (TPU).

Misalnya pas kita gali ternyata ada jenasahnya gi mana. Nah ini perlu diinvestigasi

"Misalnya pas kita gali ternyata ada jenasahnya gi mana. Nah ini perlu diinvestigasi," katanya di Balai Kota DKI, Senin (25/7).

Djarot juga meminta warga segera melaporkan ke unit terkait apabila menemukan adanya makam fiktif. Laporan dari warga tersebut nantinya akan membuat investigasi lebih maksimal.

"Kalau ada masyarakat yang mengetahui itu sampaikan ke kita. Kita akan cari dan lihat aktor intelektualnya siapa‎," ucapnya.

Menurut Djarot, investigasi makam fiktif bisa dimulai dengan menggali informasi dari petugas makam yang dahulu sempat menjadi oknum makam fiktif.

"Pemain lama yang dulu pernah bermain, kemudian tobat dan punya informasi sampaikan ke kami, akan kami lindungi dia," tandasnya.‎

BERITA TERKAIT
80 Makam Fiktif Ditemukan Per Hari

80 Makam Fiktif Ditemukan Per Hari

Jumat, 22 Juli 2016 4062

Satu Makam Fiktif di TPU Karet Bivak di Bongkar

Ahli Waris Makam Fiktif Diminta Kembalikan Lahan

Jumat, 22 Juli 2016 4397

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2337

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2346

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1703

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 975

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1751

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks