Warga Duren Sawit Serbu Layanan Kesehatan Gratis

Rabu, 20 Juli 2016 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 4035

Ratusan Warga Mengantri Layanan Kesehatan Gratis

(Foto: Nurito)

Ratusan warga mengantri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di pelataran kantor Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (20/7). Program sosial ini merupakan rangkaian dari Kegiatan KB Kesehatan tingkat kecamatan.

Pemprov DKI akan terus memperhatikan kesehatan warganya. Termasuk dalam program KB juga kita perhatikan agar pertumbuhan penduduk dikendalikan

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad mengatakan, kegiatan KB Kesehatan ini merupakan program rutin Pemprov DKI bersama Kodam Jaya dan jajarannya. Kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor, terutama lembaga-lembaga sosial dan lembaga masyarakat.

Dalam kegiatan ini, 200 warga menikmati layanan pengobatan umum. Kemudian pelayanna KB 150 orang, pemeriksaan gigi 100 orang, pemeriksaan golongan darah 100 orang, pemeriiksaan papsmear/IVA tes 100 orang dan pemberian kacamata sebanyak 100 orang. Semua program ini gratis bagi warga sekitar.

"Kegiatan KB Kesehatan ini untuk meniingkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemprov DKI akan terus memperhatikan kesehatan warganya. Termasuk dalam program KB juga kita perhatikan agar pertumbuhan penduduk dikendalikan," kata Murad.

Sementara Camat Duren Sawit, Abu Bakar mengatakan, pada tahun 2015 lalu pencapaian KB baru sebanyak 10.817 akseptor atau 93 persen dari perkiraan permintaan masyarakat atau target 11.601 akseptor. Sedangkan Januari-Juni 2016 ini peserta KB baru mencapai 6.327 akseptor atau 53,43 persen dari target 11.842 akseptor.

"Kita juga memiliki target pelayanan peserta KB selama kegiatan pelaksanaan TNI Manunggal/KB Kesehatan tahun 2016 ini sebanyak 381 akseptor. Terdiri dari metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) sebanyak 100 akseptor dan non MKJP 281 akseptor," kata Abu Bakar.

Rini (38), salah seorang warga mengaku mengikuti progrm KB kesehatan. Alasannya agar tidak menambah anak lagi.

"Saya mau ikut program KB, agar anaknya tidak nambah. Ekonomi pas pasan repot juga ngurusnya kalau anak sampai lebih dari dua," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Layanan Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Milik DKI Lebih Baik

Petugas Medis di Fasilitas Kesehatan DKI Lebih Ramah

Senin, 18 Juli 2016 2593

Dinkes Buka Posko Pengaduan Vaksin Palsu di Puskesmas

DKI Buka Posko Pengaduan Vaksin Palsu di Puskesmas

Sabtu, 16 Juli 2016 7307

Pemerintah Ambil Alih Vaksin Ulang di RS Harapan Bunda

Pemerintah Ambil Alih Vaksin Ulang di RS Harapan Bunda

Selasa, 19 Juli 2016 3884

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2603

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks