Tahu Berformalin dan Ayam Busuk Ditemukan di Pasar Kramat Jati

Rabu, 08 Juni 2016 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 3774

Di Pasar Kramat Jati, Petugas Temukan Tahu Formalin dan Ayam Busuk

(Foto: Nurito)

Petugas gabungan kembali menemukan tahu berformalin di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/6). Selain itu, ada juga pedagang yang menjual daging ayam tidak layak konsumsi.

Ada 64 jenis pangan yang kita ambil sampelnya untuk diperiksa. Yakni produk perikanan 20 item, peternakan 20 item dan pertanian 24 item

Dari pantauan Beritajakarta.com, petugas yang dipimpin oleh Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana langsung melakukan pemeriksaan produk pangan yang dijual oleh pedagang. Seorang pedagang tahu, Santi (31) nampak gugup saat petugas mendapati tahu yang dijualnya mengandung formalin.

Ia mengaku tidak mengetahui jika tahu yang di jualnya mengandung formalin. Karena pemasok langsung mengantar ke lapaknya setiap hari sebanyak 500 tahu putih dan 400 tahu kuning.

"Saya hanya menjual tahu saja, setiap hari dikirimi. Saya juga tidak tahu kalau ada formarlinnya," ujar Santi.

Bambang pun meminta nomor telpon pemasok tahu yang terkontaminasi formalin tersebut kepada Santi. Bambang akan melacak pemasuk dan pabriknya. Ini untuk mengetahui dari mana formarlin itu dicampur, apakah di pabrik, distributor atau pedagangnya.

"Kenapa kami melakukan sidak, karena formalin itu racun membahayakan. Jangka panjangnya, 5-10 tahun jadi masalah bagi yang mengonsumsinya," kata Bambang pada Santi.

Petugas pun langsung mengamankan seluruh tahu yang mengandung formalin itu untuk disita dan dimusnahkan. Kemudian petugas menyisir produk lainnya. Di los ayam, petugas menemukan empat kilogram ayam tak laik konsumsi. Kondisinya sudah membiru dan bau busuk.

Sementara, Kasudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur, Bayu Sarihastuti mengatakan, sidak hari ini dilakukan di enam pasar. Namun titik pemeriksaan hasil sidak dipusatkan di Pasar Kramat Jati. Enam pasar ini adalah Pasar Kramat Jati, Ciplak, Cibubur, Cijantung, Jambul dan Ciracas.

"Ada 64 jenis pangan yang kita ambil sampelnya untuk diperiksa. Yakni produk perikanan 20 item, peternakan 20 item dan pertanian 24 item," tandas Bayu.

Sejauh ini baru ditemukan tahu formarlin dan ayam busuk yang membiru di Pasar Kramat Jati. Sedangkan di pasar lain masih berlngsung dilakukan pemeriksaan.

BERITA TERKAIT
Petugas Temukan Produk Pangan Kedaluwarsa dan Berformalin di Supermarket

Produk Kedaluwarsa Ditemukan di Supermarket

Selasa, 07 Juni 2016 2387

Pasar di Kemayoran Ditemukan Jual Pangan Berbahaya

Pasar di Kemayoran Ditemukan Jual Pangan Berbahaya

Rabu, 25 Mei 2016 3024

Kembali, Petugas Amankan Produk Pangan Berbahaya

Pangan Mengandung Formalin Ditemukan di Jaktim

Selasa, 03 Mei 2016 4432

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3960

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 486

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 739

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1146

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks