Tahu Berformalin dan Ayam Busuk Ditemukan di Pasar Kramat Jati

Rabu, 08 Juni 2016 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 3862

Di Pasar Kramat Jati, Petugas Temukan Tahu Formalin dan Ayam Busuk

(Foto: Nurito)

Petugas gabungan kembali menemukan tahu berformalin di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/6). Selain itu, ada juga pedagang yang menjual daging ayam tidak layak konsumsi.

Ada 64 jenis pangan yang kita ambil sampelnya untuk diperiksa. Yakni produk perikanan 20 item, peternakan 20 item dan pertanian 24 item

Dari pantauan Beritajakarta.com, petugas yang dipimpin oleh Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana langsung melakukan pemeriksaan produk pangan yang dijual oleh pedagang. Seorang pedagang tahu, Santi (31) nampak gugup saat petugas mendapati tahu yang dijualnya mengandung formalin.

Ia mengaku tidak mengetahui jika tahu yang di jualnya mengandung formalin. Karena pemasok langsung mengantar ke lapaknya setiap hari sebanyak 500 tahu putih dan 400 tahu kuning.

"Saya hanya menjual tahu saja, setiap hari dikirimi. Saya juga tidak tahu kalau ada formarlinnya," ujar Santi.

Bambang pun meminta nomor telpon pemasok tahu yang terkontaminasi formalin tersebut kepada Santi. Bambang akan melacak pemasuk dan pabriknya. Ini untuk mengetahui dari mana formarlin itu dicampur, apakah di pabrik, distributor atau pedagangnya.

"Kenapa kami melakukan sidak, karena formalin itu racun membahayakan. Jangka panjangnya, 5-10 tahun jadi masalah bagi yang mengonsumsinya," kata Bambang pada Santi.

Petugas pun langsung mengamankan seluruh tahu yang mengandung formalin itu untuk disita dan dimusnahkan. Kemudian petugas menyisir produk lainnya. Di los ayam, petugas menemukan empat kilogram ayam tak laik konsumsi. Kondisinya sudah membiru dan bau busuk.

Sementara, Kasudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur, Bayu Sarihastuti mengatakan, sidak hari ini dilakukan di enam pasar. Namun titik pemeriksaan hasil sidak dipusatkan di Pasar Kramat Jati. Enam pasar ini adalah Pasar Kramat Jati, Ciplak, Cibubur, Cijantung, Jambul dan Ciracas.

"Ada 64 jenis pangan yang kita ambil sampelnya untuk diperiksa. Yakni produk perikanan 20 item, peternakan 20 item dan pertanian 24 item," tandas Bayu.

Sejauh ini baru ditemukan tahu formarlin dan ayam busuk yang membiru di Pasar Kramat Jati. Sedangkan di pasar lain masih berlngsung dilakukan pemeriksaan.

BERITA TERKAIT
Petugas Temukan Produk Pangan Kedaluwarsa dan Berformalin di Supermarket

Produk Kedaluwarsa Ditemukan di Supermarket

Selasa, 07 Juni 2016 2461

Pasar di Kemayoran Ditemukan Jual Pangan Berbahaya

Pasar di Kemayoran Ditemukan Jual Pangan Berbahaya

Rabu, 25 Mei 2016 3102

Kembali, Petugas Amankan Produk Pangan Berbahaya

Pangan Mengandung Formalin Ditemukan di Jaktim

Selasa, 03 Mei 2016 4557

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 803

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1164

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1107

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks