Penertiban PKL Tanah Abang Ditunda

Kamis, 02 Juni 2016 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Andry 3961

       Penertiban PKL di Tanah Abang Ricuh

(Foto: Rudi Hermawan)

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, berakhir ricuh. Sejumlah pedagang dibantu warga sekitar melakukan perlawanan hingga menyebabkan personel Satpol PP terluka dan terpaksa harus ditarik mundur dari lapangan.

Tadi pedagang bersama warga melakukan perlawanan dan beberapa anggota kami dipukul, maka kami putuskan mundur

"Tadi pedagang bersama warga melakukan perlawanan dan beberapa anggota kami dipukul, maka kami putuskan mundur," kata Iyan Sophian Hadi, Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Kamis (2/6).

Iyan menjelaskan, para PKL tersebut ditertibkan kali kembali menggunakan bahu jalan dan trotoar sebagai tempat berdagang. Sebelum penertiban dimulai, pihaknya telah berupaya melakukan tindakan persuasif namun berujung perlawanan.

"Kami akan tetap tertibkan pedagang yang melanggar aturan. Hari ini ada 10 lapak PKL yang kami sita," tandasnya.

BERITA TERKAIT
       Ini Cara Ibukota Bebas PKL

Penertiban PKL Harus Konsisten

Rabu, 11 Mei 2016 4594

Polda Metro Jaya Jemput Korlap Demo Ricuh di Petamburan III

Polisi Jemput Korlap Demo Rusuh di DPRD DKI

Jumat, 03 Oktober 2014 4107

Penertiban PHL Liar Di Karet Bivak Ricuh

PHL Gadungan di TPU Karet Bivak Ditertibkan

Selasa, 19 April 2016 5236

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2752

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2752

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 1322

Pemerintah Atur WFA ASN saat Perayaan Lebaran 2026

Pemprov DKI Terapkan Kebijakan WFA Proporsional Usai Libur Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 639

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 1104

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks