Ratusan Guru Honorer Belum Terima Honor 2 Bulan

Kamis, 26 Juni 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 6653

Gaji PHL Pertamanan Jakpus Belum Dibayar Lima Bulan

(Foto: doc)

Akibat terlambatnya pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), ratusan guru berstatus hononer tingkat SMA dan SMK di Jakarta Timur, selama dua bulan belum menerima honor. Selain itu, mandeknya BOP juga berimbas pada listrik, air, dan kegiatan praktik di sekolah terancam disegel.

Waduh parah, padahal sudah mau Lebaran, kapan akan dicairkan. Sudah gaji kecil ditunda segala, tolong kasih kejelasan

“Sampai sekarang tidak ada kejelasan kapan dananya cair. Kalau begini terus, listrik dan air bakalan diputus," kata Eko Wibowo, Kepala SMKN 48, Jakarta Timur, Kamis (26/6).

Menurut Eko, BOP seharusnya sudah cair pada sekitar tanggal 20 setiap bulan. Namun sampai saat ini, sudah dua bulan belum turun, sehingga pihak sekolah pun kesulitan pembiayaan. "Kami jadi pusing untuk mencari biaya, sementara kegiatan belajar mengajar harus terus berjalan," ujarnya. SMKN 48 sendiri setiap bulannya memerlukan biaya sekitar Rp 300 juta.

 “Waduh parah, padahal sudah mau Lebaran, kapan akan dicairkan. Sudah gaji kecil ditunda segala, tolong kasih kejelasan,” ujar salah seorang guru honor yang enggan disebutkan namanya.

Selain guru honorer, terlambatnya pencairan BOP juga dirasakan para penjaga sekolah serta petugas kebersihan. Di Jakarta Timur terdapat 120 SMA dan 204 SMK. Untuk SMA Negeri rata-rata jumlah pegawai honornya mencapai 15 orang.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Timur, Budiana mengakui,  jika gaji para honorer belum turun. Menurutnya, keterlambatan pencairan dana tersebut lantaran pihak sekolah terlambat saat melaporkan BOP dan penggunaannya. "Seharusnya sekolah memberikan laporannya tepat waktu," katanya.

Budiana menyebutkan, pada tanggal 2 Juni seluruh kepala sekolah sudah dikumpulkan. Namun saat itu mereka meminta ditunda karena ada sekolah yang laporannya belum selesai. "Sampai tanggal 23 Juni kemarin baru selesai dan sudah kita proses untuk pencairan. Semoga Jumat sudah bisa diterima," terangnya.

Ia menambahkan, jika ada satu dua sekolah terlambat membuat laporan, maka akan berpengaruh pada sekolah secara keseluruhan. Sebab pengiriman dana BOP harus secara kolektif. "Ini juga pembelajaran kepada sekolah agar tepat waktu dalam pembuatan laporan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bantuan BAZIS

532 Guru dan Honorer di Jakbar Dapat Bantuan ZIS

Rabu, 18 Juni 2014 4698

ilustrasi jenazah

Polisi Temukan Titik Terang Tewasnya Siswa SMA 3 Setiabudi

Senin, 23 Juni 2014 6928

SMAN 3 Jakarta

Kegiatan Pecinta Alam SMAN 3 Dibekukan

Selasa, 24 Juni 2014 7344

SMAN 3 Jakarta

2 Guru SMAN 3 Dinonaktifkan Sementara

Selasa, 24 Juni 2014 5628

Ijazah ilustrasi

SMAN 41 Diminta Pulangkan Ijazah Siswa yang Ditahan

Kamis, 19 Juni 2014 12307

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7116

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4805

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1908

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2476

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks