Ratusan Guru Honorer Belum Terima Honor 2 Bulan

Kamis, 26 Juni 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 6567

Gaji PHL Pertamanan Jakpus Belum Dibayar Lima Bulan

(Foto: doc)

Akibat terlambatnya pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), ratusan guru berstatus hononer tingkat SMA dan SMK di Jakarta Timur, selama dua bulan belum menerima honor. Selain itu, mandeknya BOP juga berimbas pada listrik, air, dan kegiatan praktik di sekolah terancam disegel.

Waduh parah, padahal sudah mau Lebaran, kapan akan dicairkan. Sudah gaji kecil ditunda segala, tolong kasih kejelasan

“Sampai sekarang tidak ada kejelasan kapan dananya cair. Kalau begini terus, listrik dan air bakalan diputus," kata Eko Wibowo, Kepala SMKN 48, Jakarta Timur, Kamis (26/6).

Menurut Eko, BOP seharusnya sudah cair pada sekitar tanggal 20 setiap bulan. Namun sampai saat ini, sudah dua bulan belum turun, sehingga pihak sekolah pun kesulitan pembiayaan. "Kami jadi pusing untuk mencari biaya, sementara kegiatan belajar mengajar harus terus berjalan," ujarnya. SMKN 48 sendiri setiap bulannya memerlukan biaya sekitar Rp 300 juta.

 “Waduh parah, padahal sudah mau Lebaran, kapan akan dicairkan. Sudah gaji kecil ditunda segala, tolong kasih kejelasan,” ujar salah seorang guru honor yang enggan disebutkan namanya.

Selain guru honorer, terlambatnya pencairan BOP juga dirasakan para penjaga sekolah serta petugas kebersihan. Di Jakarta Timur terdapat 120 SMA dan 204 SMK. Untuk SMA Negeri rata-rata jumlah pegawai honornya mencapai 15 orang.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Timur, Budiana mengakui,  jika gaji para honorer belum turun. Menurutnya, keterlambatan pencairan dana tersebut lantaran pihak sekolah terlambat saat melaporkan BOP dan penggunaannya. "Seharusnya sekolah memberikan laporannya tepat waktu," katanya.

Budiana menyebutkan, pada tanggal 2 Juni seluruh kepala sekolah sudah dikumpulkan. Namun saat itu mereka meminta ditunda karena ada sekolah yang laporannya belum selesai. "Sampai tanggal 23 Juni kemarin baru selesai dan sudah kita proses untuk pencairan. Semoga Jumat sudah bisa diterima," terangnya.

Ia menambahkan, jika ada satu dua sekolah terlambat membuat laporan, maka akan berpengaruh pada sekolah secara keseluruhan. Sebab pengiriman dana BOP harus secara kolektif. "Ini juga pembelajaran kepada sekolah agar tepat waktu dalam pembuatan laporan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bantuan BAZIS

532 Guru dan Honorer di Jakbar Dapat Bantuan ZIS

Rabu, 18 Juni 2014 4638

ilustrasi jenazah

Polisi Temukan Titik Terang Tewasnya Siswa SMA 3 Setiabudi

Senin, 23 Juni 2014 6845

SMAN 3 Jakarta

Kegiatan Pecinta Alam SMAN 3 Dibekukan

Selasa, 24 Juni 2014 7252

SMAN 3 Jakarta

2 Guru SMAN 3 Dinonaktifkan Sementara

Selasa, 24 Juni 2014 5512

Ijazah ilustrasi

SMAN 41 Diminta Pulangkan Ijazah Siswa yang Ditahan

Kamis, 19 Juni 2014 12153

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2854

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1254

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1044

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1186

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 578

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks