532 Guru dan Honorer di Jakbar Dapat Bantuan ZIS

Rabu, 18 Juni 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 4697

Bantuan BAZIS

(Foto: doc)

Sebanyak 532 guru dan pegawai honorer tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se-Jakarta Barat menerima bantuan dari dana Zakat Infak dan Sedekah (ZIS). Bantuan itu diberikan untuk meringankan beban hidup para guru dan pegawai honorer yang gajinya masih terbilang minim.

Bila dilihat dari jumlahnya sangatlah jauh dari cukup, karena kebutuhan saat ini serba mahal. Tapi, kiranya bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban hidup mereka yang memang penghasilannya minim

Kepala Kantor Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (BAZIS) Jakarta Barat, Jamhuri mengatakan, bantuan berupa uang tunai diberikan kepada 532 guru dan pegawai honorer masing-masing sebesar Rp 500 ribu, atau jika ditotal bantuan yang diberikan mencapai Rp 266 juta.

"Bila dilihat dari jumlahnya sangatlah jauh dari cukup, karena kebutuhan saat ini serba mahal. Tapi, kiranya bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban hidup mereka yang memang penghasilannya minim," ujar Jamhuri, Rabu (18/6).

Menurutnya, memberi bantuan pada mereka yang kurang mampu merupakan kewajiban bagi umat Muslim yang mampu. Terlebih, dana ZIS tersebut juga asalnya dari masyarakat yang dikumpulkan melalui BAZIS.

"Jadi karena dananya dari masyarakat, maka kami berikan kembali ke masyarakat yang memang membutuhkan," ucap Jamhuri.

Selain memberikan bantuan pada guru dan pegawai honorer, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan bagi guru Taman Pendidikan Al Quran (TPA) sederajat, guru ngaji, marbot dan lembaga agama di tingkat kecamatan/kelurahan dengan nilai total sebesar Rp 3,1 miliar. Pemberian bantuan akan dilaksanakan tanggal 25-26 Juni 2014 di wilayah masing-masing kecamatan.

Nuraida (35) salah seorang guru honorer mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut, meski jumlahnya tidak banyak. Ia menuturkan, sebagai guru honorer yang sudah mengabdi selama 10 tahun, gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan dua anak. Akibatnya, selama ini ia pun harus harus gali lubang-tutup lubang.

"Saya ngajar SD di sekolah swasta di daerah Kamal. Selama 10 tahun mengabdi penghasilan saya masih sangat minim. Begitu pun suami yang karyawan pabrik, gajinya juga minim," tandasnya.

BERITA TERKAIT
bazis bagikan bantuan kepada petugas kebersihan

867 Petugas Kebersihan Dapat Santunan

Rabu, 04 Juni 2014 3672

Uang Rupiah

Jaksel Targetkan Dana ZIS Rp 22 Miliar

Selasa, 03 Juni 2014 4518

Walikota Jaktim Himbau PNS Sisihkan 2,5 Persen Dari TKD Untuk Bayar ZIS

Walikota Ajak PNS Sisihkan TKD 2,5 Persen

Selasa, 15 April 2014 9073

beasiswa bazis

Ribuan Pelajar dan Mahasiswa Berebut Beasiswa Bazis

Jumat, 25 April 2014 12471

dinas kebersihan terima bantuan

4.619 Petugas Kebersihan RW Terima Bantuan

Minggu, 13 April 2014 6389

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7106

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4794

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1842

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2457

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 997

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks