DKI Luncurkan Gerakan Publik Baca Buku Bareng

Selasa, 17 Mei 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Nani Suherni 3401

DKI Luncurkan Gerakan Publik Baca Buku Bareng

(Foto: Reza Hapiz)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan gerakan publik "Baca Buku Bareng". Gerakan tersebut dipelopori oleh iJakarta yang merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial.

Gerakan publik Baca Buku Bareng ini mengundang partisipasi aktif seluruh pihak untuk mewujudkan budaya literasi yang lebih baik secara umum

Gerakan ini terselenggara atas dukungan dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD), Dinas Pendidikan, Jakarta Smart City, Perpustakaan Nasional, serta Yayasan Nusa Membaca. Tujuan gerakan ini dirancang untuk meningkatkan minat baca warga Ibukota dengan iJakarta.

"Gerakan publik Baca Buku Bareng ini mengundang partisipasi aktif seluruh pihak untuk mewujudkan budaya literasi yang lebih baik secara umum," kata Tinia Budiarti, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI Jakarta, Selasa (17/5).

Tidak hanya membaca buku, kegiatan ini juga sekaligus untuk mendiskusikan, serta berbagi dan menyebarkan buku digital dari warga untuk warga. Kegiatan ini dapat dilakukan oleh warga, penulis, penerbit, tokoh masyarakat, komunitas maupun institusi atau organisasi. Berbagai pihak dapat berkontribusi sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.

Gerakan “Baca Buku Bareng” diluncurkan untuk mendorong minat baca yang masih rendah sekaligus sebagai bentuk dukungan mendukung Program Jakarta Kota Literasi yang telah dicanangkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

iJakarta yang diluncurkan pada tanggal 3 Oktober 2015 menjadi salah satu media untuk mengimplementasikan gerakan tersebut. Melalui iJakarta masyarakat dapat meminjam dan membaca buku secara gratis, memberi ulasan dan berdiskusi melalui fitur yang sudah disediakan.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah mendeklarasikan Jakarta sebagai Provinsi Literasi pada tanggal 27 Januari 2016 lalu. Tujuan deklarasi tersebut untuk membangun komitmen bersama, yang dimulai dari Dinas Pendidikan, Sudin Pendidikan, kecamatan dan sekolah, dalam mengembangkan budaya membaca dan menulis dikalangan guru dan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adrianto mengatakan, Indonesia berada pada index 0,001 untuk minat baca. Artinya dari seribu penduduk hanya ada satu orang yang memiliki minat baca yang tinggi.

"Makanya kami terus berusaha untuk meningkatkan minat baca dari masyarakat melalui iJakarta ini," tandasnya.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2015 lalu, iJakarta telah menarik minat warga Jakarta. Tercatat saat ini sudah ada 115 ePustaka, 54.766 pengguna (33.3457 android, 3.786 IOS, dan 17.523 desktop), 29.643 pengguna aktif dengan durasi membaca sekitar 40-180 menit, 12.724 koleksi judul buku, 190.164 eksemplar, dari 18 penerbit.

BERITA TERKAIT
RPTRA Kurangi Ketergantungan Anak akan Gadget

RPTRA Kurangi Ketergantungan Anak akan Gadget

Selasa, 17 Mei 2016 3761

Djarot Sebut E-Book Solusi Atasi Rendahnya Minat Baca

Djarot Sebut E-Book Solusi Atasi Rendahnya Minat Baca

Selasa, 17 Mei 2016 4158

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2358

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2397

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1719

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 991

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1775

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks