Sebagian Penghuni Rusun Kapuk Muara Diduga Ilegal

Rabu, 27 April 2016 Reporter: Nurito Editor: Budhi Firmansyah Surapati 5663

50 Persen Penghuni Rusun Marunda Pendatang

(Foto: Nurito)

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Ika Lestari Aji menduga, banyak unit Rumah Susun (Rusun) Kapuk Muara, Penjaringan, banyak yang diperjualbelikan atau dialihsewakan.

Dari total sekitar 600 unit yang ada, sekitar 300 di antaranya disinyalir disewakan atau diperjualbelikan. Kami sedang selidiki itu

"Dari total sekitar 600 unit yang ada, sekitar 300 di antara disinyalir disewakan atau diperjualbelikan. Kami sedang selidiki itu," ujar Ika, usai memasang selembaran identitas di Rusun Jatinegara Barat, Rabu (27/4).

Menurutnya, selain banyak didominasi oleh pendatang dari Bagan Siapi Api, Rusun Kapuk Muara ini juga diisi oleh orang-orang kaya. Indikasinya adalah banyak penghuni rusun yang memiliki mobil.

Karena itu, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan ulang di Rusun Kapuk Muara. Hal ini untuk mengetahui penghuni asli dan penyewa atau pendatang. Jika ada pelanggaran akan dilaporkan ke polisi.

"Rusun itu kan filosofinya untuk warga relokasi bantaran kali, bukan pendatang apalagi orang kaya. Makanya harus ditertibkan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Cegah Penyimpangan, Identitas Penghuni Dipasang di Rusun

Seluruh Unit Rusun DKI Dipasangi Identitas

Rabu, 27 April 2016 8333

Rusun Kapuk Muara Banyak Diperjualbelikan

Rusun Kapuk Muara Diduga Banyak Diperjualbelikan

Rabu, 27 April 2016 7029

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 890

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 821

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 480

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1193

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1149

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks