Jembatan Gantung di Grogol Nyaris Ambruk

Kamis, 12 Juni 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 8156

jembatan nyaris putus

(Foto: doc)

Jembatan Gantung Setiakawan yang menghubungkan Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dengan Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, kondisinya sudah nyaris ambruk. Bahkan, tali baja yang menjadi penyangga utama jembatan pada satu sisinya terputus hingga membuat jembatan miring.

Saya dan teman sedang nyari cacing di bawah jembatan, tiba-tiba bunyi krek, saya lihat seorang ibu dan anaknya sedang melintas. Saya teriak agar mereka berlari. Dari situ jembatan miring

Syamsul (54), warga RW 06, Kelurahan Grogol mengatakan, tali baja penyangga tersebut putus sejak Jumat (6/6) lalu. Saat putus, ada seorang ibu bersama kedua anaknya sedang melintas di jembatan yang berada di atas Kanal Banjir Barat (KBB) tersebut. Beruntung mereka dapat lari ke ujung jembatan sebelum tercebur.

“Saya dan teman sedang nyari cacing di bawah jembatan, tiba-tiba bunyi krek, saya lihat seorang ibu dan anaknya sedang melintas. Saya teriak agar mereka berlari. Dari situ jembatan miring,” ujar Syamsul, Kamis (12/6).

Syamsul menambahkan, sejak dua tahun terakhir, bawah jembatan bantaran KBB juga kerap dijadikan tempat pembakaran sampah oleh warga sekitar. Celakanya, besi baja pengikat tali tersebut ikut terbakar sehingga membuatnya cepat rusak. “Saya yakin tali itu putus karena terus-terusan terkena panas bakaran sampah. Soalnya yang putus persis di atas bakaran sampah,” ungkapnya.

Ia dan sejumlah warga lainnya berharap jembatan itu segera diperbaki. Sebab keberadaan jembatan itu merupakan jembatan yang terdekat untuk menghubungkan wilayah Grogol dan Gambir. Terlebih, warga sekitar juga kerap berbelanja di Pasar Grogol untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara, jembatan terdekat berada di Kelurahan Kalianyar yang jaraknya berkisar satu kilometer. Begitu juga Jalan Kyai Tapa yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari jembatan tersebut.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pihaknya akan turun ke lapangan untuk melihat seberapa parah kerusakan jembatan tersebut. Nantinya, jika memang diperlukan perbaikan darurat, Juaini berjanji akan mengatasinya. Kendati demikian, Juaini mengeluhkan lambatnya proses lelang untuk perbaikan jembatan dan jalan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa. “Kami belum bisa berbuat apa-apa, kami masih menunggu anggaran untuk perbaikan jalan dan jembatan yang sudah masuk ke ULP DKI. Kalau memang darurat akan kami lakukan penanganan,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
sdn malakasari nurito

SDN Malakasari 13/15 Terancam Ambruk

Selasa, 29 April 2014 8703

di blok E, Rumah Susun (Rusun) Flamboyan, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta

Minim Perawatan, Kanopi Rusun Flamboyan Ambruk

Kamis, 17 April 2014 6833

 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ambruk. Papan tersebut menimpa sebuah mobil Daihatsu Xenia bernopol

Atap Sevel Ambruk Timpa Xenia

Senin, 19 Mei 2014 4269

plafon-walikota-jakarta-timur-bagian-umum

Plafon Kantor Walikota Jaktim Rawan Ambruk

Kamis, 05 Juni 2014 5069

kanopi ambruk jakarta

Kanopi Pedestrian di Jl Gunung Sahari Raya Ambruk

Minggu, 08 Juni 2014 5213

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5127

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1315

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1441

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1370

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 557

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks