DKI Bangun Asrama Anak Korban Eksploitasi

Senin, 28 Maret 2016 Reporter: Nani Suherni Editor: Andry 5102

DKI Bangun Asrama Khusus Pengemis Anak

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun asrama untuk pengemis anak-anak. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan, tahun 2016, pihaknya telah mengajukan asrama dengan kapasitas 2.000 orang.

Tahun ini kita bangun yang 2.000 anak di yayasan Pondok Karya pembangunan. Sekolah sekuler tapi seperti pesantren

“Tahun ini kita bangun yang 2.000 anak di yayasan Pondok Karya Pembangunan. Sekolah sekuler tapi seperti pesantren,” kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/3).

Basuki mengatakan, anak-anak ini harus tetap mendapatkan pendidikan. Masalahnya, sejauh ini anak-anak korban ekspolitasi ini tidak mendapatkan pendidikan oleh orang tuanya.

Sedangkan orang tua mereka tetap tidak mau mencari pekerjaan dan ditampung di panti sosial.

“Jadi kita lagi bangun tahun ini kita ingin anak-anak itu mesti sekolah. Kalau enggak kan susah. Yang tua-tua juga memang masih ngemis,” tandasnya

BERITA TERKAIT
7 PMKS Terjaring Operasi di Jakbar

7 PMKS Terjaring Operasi di Jakbar

Rabu, 16 Maret 2016 4286

Masih Ada Oknum Dinsos Terima Setoran PMKS

Masih Ada Oknum Dinsos Terima Setoran PMKS

Senin, 28 Maret 2016 4251

413 Personel P3S Antisipasi PMKS Selama Masa Paskah

413 Petugas P3S Halau PMKS Selama Paskah

Kamis, 24 Maret 2016 4091

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2404

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2512

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1775

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 759

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks