Harga Cabai di Pasar Induk Naik 100 Persen

Selasa, 15 Maret 2016 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 5075

Harga Cabai di Pasar Induk Naik 100 Persen

(Foto: Nurito)

Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur sejak sepekan lalu naik hingga mencapai 100 persen. Kondisi ini membuat pedagang maupun konsumen mengeluh.

Kalau harganya mahal, kita juga bingung jualnya lagi ke masyarakat. Karena banyak yang mengeluh dan akhirnya membelinya jadi sedikit

Sumarno (50), salah seorang pedagang menuturkan, hampir semua jenis cabai harganya mengalami kenaikan. Misalnya untuk jenis cabai keriting, minggu lalu harganya Rp 38 ribu per kilogram dan kini menjadi Rp 42 ribu per kilogram. Bahkan pada bulan Februari lalu harganya hanya Rp 21 ribu per kilogram.

"Cabai merah besar, bulan Februari Rp 42 ribu per kilogram, minggu lalu Rp 48 ribu per kilogram dan sekarang Rp 51 ribu per kilogram," ujar Sumarno, Selasa (15/3).

Demikian halnya cabai rawit merah, bulan lalu hanya Rp 13 ribu per kilogram. Kemudian naik menjadi Rp 37 ribu per kilogram dan sekarang mencapai Rp 44.400 per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau, bulan lalu Rp 8.000 per kilogram dan kini Rp 22 ribu per kilogram.

Tingginya harga cabai ini, ternyata tidak hanya dikeluhkan pembeli. Namun pedagang sendiri turut mengeluh. Sebab dengan harga tinggi secara otomatis mengurangi omset. Banyak pembeli atau pelanggan yang mengurangi belanjanya.

Menurut Sumarno, kenaikan harga lebih dipicu banyaknya tanaman cabai yang diserang hama patek. Sehingga daunnya layu dan mengering. Akibatnya banyak petani tidak dapat memanen cabainya. Kondisi ini memicu merosotnya pasokan barang ke Pasar Induk Kramat Jati.

Mutmainah (40), salah seorang pembeli mengaku lesu dengan kenaikan harga cabai. Sebab ia sendiri harus menjual kembali ke konsumen secara ecer. Wanita ini sehari-hari berjualan cabai di pasar kaget di kawasan Kebon Sayur Kebon Nanas.

"Kalau harganya mahal, kita juga bingung jualnya lagi ke masyarakat. Karena banyak yang mengeluh dan akhirnya membelinya jadi sedikit. Semoga bisa cepat turun harganya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
40 Kilogram Cabai Dipanen di Kebon Kosong

40 Kilogram Cabai Dipanen di Kebon Kosong

Kamis, 10 Desember 2015 4437

 Awal Tahun Baru, Harga Cabe Masih Melambung Tinggi

Awal Tahun, Harga Cabai Masih Tinggi

Senin, 04 Januari 2016 5334

 Jelang Akhir Tahun Harga Sayuran dan Daging Mulai Naik

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik

Rabu, 23 Desember 2015 6654

BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 572

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 952

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 888

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 692

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1232

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks