Warga Kampung Sawah Kesulitan Air Bersih

Selasa, 03 Juni 2014 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Dunih 8120

Warga Kampung Sawah Memanfaatkan air Hujan Untuk Kebutuhan sehari-hari.

(Foto: doc)

Warga Kampung Sawah, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, sejak tiga bulan terakhir ini mengalami kesulitan air. Pasalnya, PAM yang biasanya mengaliri air bersih ke rumah mereka mati, sehingga air yang menjadi kebutuhan pokok warga tersebut tidak dapat terpenuhi.

Kalau selama ini saya pakai air hujan, jadi ditampung dulu pakai ember dari atas rumah

Untuk mengtasi persoalan itu, warga terpaksa memanfaatkan air sumur yang ada di tempat tinggal mereka. Namun, tidak semua air sumur itu kualitasnya bagus, sehingga beberapa warga lainnya terpaksa membeli air dari kampung sebelah. Bahkan, ada juga yang memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih tersebut.

"Kalau selama ini saya pakai air hujan, jadi ditampung dulu pakai ember dari atas rumah," jelas Ibrahim, warga Kampung Sawah RT 05/11, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (3/6).

Meskipun lebih dari tiga bulan air bersih tidak mengalir di Wilayahnya, ia bersama lebih dari 200 kepala keluarga (KK) di Kampung Sawah tetap harus membayar tagihan air PAM tiap bulannya. Kondisi ini jelas sangat memberatkan warga, karena selain harus bayar tagihan PAM, warga juga harus keluar uang untuk beli air di kampung sebelah.

"Ya kadang Rp 20 ribu-30 ribu," tambah Ibrahim.

Pihaknya sudah memberitahukan masalah ini kepada pengelola air PAM yaitu PT Aetra, dan berharap pihak Aetra juga mau menambah pipa yang mengaliri wilayahnya tersebut. "Saya minta untuk dipermudah saja, bentar lagi bulan puasa, kami juga minta untuk ditambah pipa yang mengaliri tempat kami," harap Ibrahim.

Sementara itu, Manager Corporate & Communication PT Aetra, Rika Anjulika mengatakan, di wilayah tersebut sedang ada dua perbaikan pipa atau revitalisasi pipa sehingga aliran air yang mengalir ke Kampung Sawah RT 05 terganggu. Lamanya perbaikan pipa oleh pihak Aetra disebabkan kondisi tanah yang rendah, sehingga dibutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam pengerjaannya. Namun menurutnya, gangguan aliran air bersih ke Kampung Sawah tersebut tidak akan lama. "Kami upayakan secepatnya akan mengalir kembali, setidaknya dua minggu akan kami usahakan supaya warga di Kampung Sawah tidak kesulitan air lagi," ucapnya.

BERITA TERKAIT
kran air hemat jakarta

Warga Miskin DKI Dijatahi 10 Kubik Air Per Bulan

Kamis, 29 Mei 2014 6358

aetra perusahaan air minum

Uang Jaminan Meteran Air Ditolak Pengelola

Kamis, 22 Mei 2014 4610

instalasi_pengolahan_air_ist.jpg

DKI Masih Krisis Air Baku

Kamis, 24 April 2014 5898

ilustrasi limbah

Air Tanah 3 Kecamatan di Jakbar Tercemar Limbah

Selasa, 22 April 2014 16388

aetra air minum

Palyja Putus Sambungan Air Ilegal

Jumat, 23 Mei 2014 4332

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 4704

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1211

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1412

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1343

Transjakarta halte balaikota doc

Ini Rute Bus Transjakarta ke Jakarta Fair Kemayoran

Jumat, 12 Juni 2026 1455

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks