Warga Kampung Sawah Kesulitan Air Bersih

Selasa, 03 Juni 2014 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Dunih 7899

Warga Kampung Sawah Memanfaatkan air Hujan Untuk Kebutuhan sehari-hari.

(Foto: doc)

Warga Kampung Sawah, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, sejak tiga bulan terakhir ini mengalami kesulitan air. Pasalnya, PAM yang biasanya mengaliri air bersih ke rumah mereka mati, sehingga air yang menjadi kebutuhan pokok warga tersebut tidak dapat terpenuhi.

Kalau selama ini saya pakai air hujan, jadi ditampung dulu pakai ember dari atas rumah

Untuk mengtasi persoalan itu, warga terpaksa memanfaatkan air sumur yang ada di tempat tinggal mereka. Namun, tidak semua air sumur itu kualitasnya bagus, sehingga beberapa warga lainnya terpaksa membeli air dari kampung sebelah. Bahkan, ada juga yang memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih tersebut.

"Kalau selama ini saya pakai air hujan, jadi ditampung dulu pakai ember dari atas rumah," jelas Ibrahim, warga Kampung Sawah RT 05/11, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (3/6).

Meskipun lebih dari tiga bulan air bersih tidak mengalir di Wilayahnya, ia bersama lebih dari 200 kepala keluarga (KK) di Kampung Sawah tetap harus membayar tagihan air PAM tiap bulannya. Kondisi ini jelas sangat memberatkan warga, karena selain harus bayar tagihan PAM, warga juga harus keluar uang untuk beli air di kampung sebelah.

"Ya kadang Rp 20 ribu-30 ribu," tambah Ibrahim.

Pihaknya sudah memberitahukan masalah ini kepada pengelola air PAM yaitu PT Aetra, dan berharap pihak Aetra juga mau menambah pipa yang mengaliri wilayahnya tersebut. "Saya minta untuk dipermudah saja, bentar lagi bulan puasa, kami juga minta untuk ditambah pipa yang mengaliri tempat kami," harap Ibrahim.

Sementara itu, Manager Corporate & Communication PT Aetra, Rika Anjulika mengatakan, di wilayah tersebut sedang ada dua perbaikan pipa atau revitalisasi pipa sehingga aliran air yang mengalir ke Kampung Sawah RT 05 terganggu. Lamanya perbaikan pipa oleh pihak Aetra disebabkan kondisi tanah yang rendah, sehingga dibutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam pengerjaannya. Namun menurutnya, gangguan aliran air bersih ke Kampung Sawah tersebut tidak akan lama. "Kami upayakan secepatnya akan mengalir kembali, setidaknya dua minggu akan kami usahakan supaya warga di Kampung Sawah tidak kesulitan air lagi," ucapnya.

BERITA TERKAIT
kran air hemat jakarta

Warga Miskin DKI Dijatahi 10 Kubik Air Per Bulan

Kamis, 29 Mei 2014 6193

aetra perusahaan air minum

Uang Jaminan Meteran Air Ditolak Pengelola

Kamis, 22 Mei 2014 4493

instalasi_pengolahan_air_ist.jpg

DKI Masih Krisis Air Baku

Kamis, 24 April 2014 5742

ilustrasi limbah

Air Tanah 3 Kecamatan di Jakbar Tercemar Limbah

Selasa, 22 April 2014 16030

aetra air minum

Palyja Putus Sambungan Air Ilegal

Jumat, 23 Mei 2014 4200

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3562

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks