Warga Pendatang Terjaring Binduk di Rorotan

Kamis, 28 Januari 2016 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Nani Suherni 6783

10 Warga Pendatang Terjaring Biduk di Rorotan

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Sebanyak 10 warga pendatang di RW 03, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, terjaring Operasi Bina Kependudukan (Binduk). Operasi Binduk digelar untuk mendata warga kontrakan dan kosan.

Sesuai aturan karena tidak ada KTP DKI

Lurah Rorotan, Yuyun Wahyudin menegaskan, pihaknya menjaring sebanyak 10 orang . Enam pria dan empat wanita yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI .

"Memang saat dirazia, mereka mengaku sudah melapor ke RT dan RW. Tapi sesuai aturan karena tidak ada KTP DKI," katanya, Kamis (28/1).

Yuyun meminta, agar ke-10 warga tersebut datang ke kelurahan untuk membuat Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS). Menurutnya, langkah door to door lebih efektif dibanding menunggu warga kosan mendaftarkan diri ke kelurahan.

"Operasi biduk ini kami gelar untuk menindak lanjuti perintah Gubernur DKI Jakarta untuk mendata rumah kos memang sudah sebuah usaha yang menguntungkan secara materi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
247 Penghuni Rusun Flamboyan Cengkareng Rekam KTP elektronik

247 Penghuni Rusun Flamboyan Rekam E-KTP

Minggu, 14 Juni 2015 5292

skds rio

Jaksel Akan Gelar 12 Kali Operasi Biduk Lagi

Sabtu, 16 Agustus 2014 6152

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3852

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 432

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1135

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks