20 Lapak PKL Buah di Ciledug Raya Ditertibkan

Rabu, 20 Januari 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhi Firmansyah Surapati 6140

 Lapak pedagang Buah di Ciledug Raya Ditertibkan

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Lantaran berjualan di bahu jalan, sebanyak 20 lapak pedagang kaki lima (PKL) buah di Jl Ciledug Raya, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, ditertibkan, Rabu (20/1). Selain melanggar Perda no 8 tahun 2007, keberadaan PKL dituding memicu kemacetan.

Masalahnya kita belum ada penampungan

Camat Kebayoran Lama, Munjirin mengatakan, penyebab kesemrawutan di Jalan Ciledug Raya salah satunya yakni keberadaan para pedagang buah tersebut. Belum lagi maraknya parkir liar angkot di lokasi menambah kemacetan.

"Penertiban kali ini kita terjunkan sebanyak 25 petugas Satpol PP. Ini sudah berulang kali kita tertibkan," katanya.

Dikatakan Munjiri, berulang kali pihaknya melaksanakan penertiban PKL dan tempat ngetem angkot untuk mengurai kesemrawutan Jl CIledug Raya. Namun lantaran belum ada penampungan, pihak kecamatan kesulitan menata PKL di lokasi tersebut

"Masalahnya kita belum ada penampungan. Sebelum ada ya kita tertibkan terus," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Lapak PKL di Kramat Pela Dibongkar

Lapak PKL di Kramat Pela Dibongkar

Rabu, 20 Januari 2016 24624

PKL Binaan Jakpus Tunggak Retribusi Rp 1 M

PKL Binaan Jakpus Tunggak Retribusi Rp 1 M

Sabtu, 16 Januari 2016 6082

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 889

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 813

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1189

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 608

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1137

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks