12 Bus Sedang di Senen Dilarang Beroperasi

Rabu, 20 Januari 2016 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Nani Suherni 4427

12 Bus Sedang di Senen Dilarang Beroperasi

(Foto: doc)

Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat kembali menggelar razia angkutan umum di Jl Senen Raya. Hasilnya, 12 bus sedang seperti metromini dan kopami yang kedapatan tak laik jalan ditindak setop operasi.

Ada 12 bus diantaranya kopaja dan kopami kami setop operasi

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, August Fabian mengatakan, razia terus dilakukan demi memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang yang menggunakan angkutan umum.

"Ada 12 bus diantaranya kopaja dan kopami kami setop operasi," ujar August, Rabu (20/1).

Setop operasi dijatuhkan setelah petugas menemukan kendaraan tersebut tidak laik jalan antara lain karena menggunakan ban vulkanisir, spedometer tidak berfungsi serta rem tidak berfungsi dengan baik sehingga membahayakan penumpang.

"Jadi bus tersebut tidak akan kembali beroperasi di jalan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
141 Kendaraan Terjaring Operasi Lintas Jaya

141 Kendaraan Terjaring Razia di Jaktim

Senin, 18 Januari 2016 5233

 Tak Laik Operasi, Dua Kopaja Dikandangkan

2 Kopaja Tak Laik Jalan Dikandangkan

Senin, 04 Januari 2016 6509

 Basuki: Deal Atau Tidak, Metromini Selesai

Basuki: Metromini Selesai Saja Sudah

Selasa, 05 Januari 2016 10700

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 5963

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 878

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1212

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 738

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1080

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks