Reklamasi Pengaruhi Cuaca Buruk Kepulauan Seribu

Senin, 18 Januari 2016 Reporter: Suparni Editor: Nani Suherni 4364

Reklamasi Pengaruhi Cuaca Buruk Kepulauan Seribu

(Foto: doc)

Perubahan cuaca secara ekstrem yang sering terjadi di Kepulauan Seribu diduga karena reklamasi dan pembangunan tanpa kelengkapan kajian Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

Jangan mudah memberikan izin reklamasi tanpa Amdal yang jelas 

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Tiurmaida Hutapea mengatakan, dampak yang paling mudah dirasakan dan dilihat secara langsung adalah terjadinya cuaca ekstrem.

"Kenaikan muka air laut, perubahan suhu permukaan air laut dan perubahan keasaman air laut," ujarnya, Senin (18/1).

Ia menjelaskan, pulau merupakan habitat terumbu karang, jika pulau diuruk akan mematikan ekosistem serta penyerapan air hujan menjadi lambat. Masalah tersebut menyakibatkan permukaan air laut kenaikan.

"Dampak yang paling ekstrem adalah, berkurangnya luas daratan dan hilangnya pulau-pulau kecil, untuk itu jangan mudah memberikan izin reklamasi tanpa Amdal yang jelas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkab Peringatkan Perusahaan Agar Tak Abaikan AMDAL

Perusahaan Diminta Tak Abaikan AMDAL

Kamis, 03 Desember 2015 4478

DKI Ajukan Raperda Rencana Tata Ruang Pantai Utara Jakarta

DKI Ajukan Raperda Rencana Tata Ruang Pantai Utara Jakarta

Rabu, 25 November 2015 6057

DPRD Tanggapi Raperda Pantura dan Zonasi Wilayah Pesisir

DPRD Tanggapi Raperda Pantura dan Zonasi Wilayah Pesisir

Senin, 30 November 2015 3710

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 804

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1180

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1108

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks