Reklamasi Pengaruhi Cuaca Buruk Kepulauan Seribu

Senin, 18 Januari 2016 Reporter: Suparni Editor: Nani Suherni 4503

Reklamasi Pengaruhi Cuaca Buruk Kepulauan Seribu

(Foto: doc)

Perubahan cuaca secara ekstrem yang sering terjadi di Kepulauan Seribu diduga karena reklamasi dan pembangunan tanpa kelengkapan kajian Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

Jangan mudah memberikan izin reklamasi tanpa Amdal yang jelas 

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Tiurmaida Hutapea mengatakan, dampak yang paling mudah dirasakan dan dilihat secara langsung adalah terjadinya cuaca ekstrem.

"Kenaikan muka air laut, perubahan suhu permukaan air laut dan perubahan keasaman air laut," ujarnya, Senin (18/1).

Ia menjelaskan, pulau merupakan habitat terumbu karang, jika pulau diuruk akan mematikan ekosistem serta penyerapan air hujan menjadi lambat. Masalah tersebut menyakibatkan permukaan air laut kenaikan.

"Dampak yang paling ekstrem adalah, berkurangnya luas daratan dan hilangnya pulau-pulau kecil, untuk itu jangan mudah memberikan izin reklamasi tanpa Amdal yang jelas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkab Peringatkan Perusahaan Agar Tak Abaikan AMDAL

Perusahaan Diminta Tak Abaikan AMDAL

Kamis, 03 Desember 2015 4643

DKI Ajukan Raperda Rencana Tata Ruang Pantai Utara Jakarta

DKI Ajukan Raperda Rencana Tata Ruang Pantai Utara Jakarta

Rabu, 25 November 2015 6212

DPRD Tanggapi Raperda Pantura dan Zonasi Wilayah Pesisir

DPRD Tanggapi Raperda Pantura dan Zonasi Wilayah Pesisir

Senin, 30 November 2015 3851

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2460

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1196

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 503

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 951

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 385

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks