Cegah Pencurian, DPE DKI Berdayakan Masyarakat

Senin, 11 Januari 2016 Reporter: Andry Editor: Erikyanri Maulana 6760

Cegah Pencurian, DPE DKI Berdayakan Masyarakat

(Foto: Ilustrasi)

Dinas Perindutrian dan Energi (DPE) DKI Jakarta akan memberdayakan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk mencegah pencurian kabel lampu jalan tersebut.

Kami harus antisipasi agar kasus pencurian kabel PJU tidak terulang dengan memberdayakan warga setempat

Pada 2015 lalu, aksi pencurian kabel PJU marak terjadi di sejumlah wilayah Ibukota hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 1 miliar.

"Kami harus antisipasi agar kasus pencurian kabel PJU tidak terulang dengan memberdayakan warga setempat," ujar Yuli Hartono, Kepala Dinas Perindustrian dan Eenergi DKI Jakarta di Balai Kota, Senin (11/1).

Yuli menyakini, dengan memberdayakan warga sekitar, aksi pencurian kabel PJU di wilayah dapat dicegah. Karena semakin banyak masyarakat yang mengawasi, pelaku pencurian kabel akan berpikir dua kali untuk melakukan aksinya.

Dikatakan  Yuli, pencurian kabel PJU di sejumlah wilayah ini sangat merugikan. Sebab, lampu penerangan jalan yang sejatinya menerangi jalan protokol dan jalan lingkungan menjadi tidak berfungsi.

"Memang tanggung jawab kabel yang hilang dicuri itu masih berada di bawah pemborong. Tapi tetap saja merugikan masyarakat," katanya.

Kepala Bidang Pencahayaan Kota DPE DKI Jakarta, Iswandi menambahkan, aksi pencurian kabel PJU sepanjang 2015 terjadi pada 20 Desember lalu di Jalan Inpeksi Kanal Banjir Timur (KBT), Rorotan, Marunda Jakarta Utara.

"Kabel tanah yang dicuri berukuran lebar 4 X 30 milimeter dengan panjang 120 meter," jelasnya.

Ia menuturkan, aksi pencurian kabel bawah tanah tersebut menyebabkan aliran listrik pada 20 tiang PJU di sekitar KBT menjadi tak berfungsi atau mati. Selang tiga hari kemudian, aksi pencurian serupa kembali terjadi sekitar lokasi yang sama.

“Pencurinya menggunakan sampan, memanfaatkan aliran KBT," tuturnya.

Iswandi melanjutkan, di bulan yang sama, aksi pencurian kabel tanah PJU juga terjadi di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di wilayah dekat Pos Polisi (Pospol) Polisi Pasar Baru itu, pencurian terjadi hingga tiga kali dengan panjang kabel mencapai 100 meter.

"Yang terbanyak di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Itu dicuri lebih dari satu gulungan, sepanjang 3.500 meter. Kerugian mencapai Rp 800 juta. Kalau diakumulasi kerugian bisa sampai satu miliar," tandasnya.

‎

BERITA TERKAIT
Pemakaian Listrik 32 Gedung DKI Dimonitor DPE

Pemakaian Listrik 32 Gedung DKI Dimonitor DPE

Jumat, 13 November 2015 4319

Pantau Lampu Padam, Sudin PE Gunakan Smart System

Monitoring PJU Gunakan Aplikasi Smart System

Senin, 04 Januari 2016 12304

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7132

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4824

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2054

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2501

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks