DKI Diminta Berkomitmen Kembangbiakkan Sapi Lokal

Kamis, 07 Januari 2016 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 3534

2018 Indonesia Bisa Swasembada Sapi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) RI, Mohamad Nasir yakin, Indonesia mampu swasembada daging sapi dalam kurun waktu 3 tahun ke depan. Namun, hal itu akan terwujud jika seluruh pihak termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta komitmen melakukan pengembiakan sapi lokal.

Itu bisa dilakukan Pak Mentan jangan takut, itu kalau ada komitmen bersama

Dari data yang dimiliki oleh Kementrian Pertanian (Kementan) RI, setiap tahun kebutuhan daging mencapai 680 ton pertahun. Untuk mencukupi permintaan pasar, selama ini sekitar 82 persen tercukupi oleh domestik dan 18 persen masih harus impor. Dari total 18 persen impor, sebanyak 70 di antaranya diserap oleh pasar di Jakarta.

Untuk mempersiapkan swasembada, Nasir mengaku pihaknya sudah melakukan riset dan berhasil memformulakan jenis sapi Sumba Ombol (SO) yang mampu berkembang hingga miliki berat badan 800 kilogram. Kemudian, bersama salah satu perusahaan pengembakbiakan sapi, pihaknya sanggup memproduksi 100 ribu sperma sapi jenis SO.

"Saya rasa ini sudah berhasil tinggal pengembangbiakan. Kalau ini 1 tahun, tahun berikut lahir, tahun ketiga sudah besar. Sudah mulai bisa swasembada pangan, tiga hingga empat tahun ke depan. Saya kira 3 tahun ke depan atau 2018," ujarnya, Kamis (7/1).

Namun demikian, Nasir mengingatkan target tersebut akan dapat tercapai bila semua pihak berkomitmen melaksanakan. Termasuk pihak Pemprov DKI Jakarta yang akan menyiapkan sapi dan melakukan pengembiakkan.

"Itu bisa dilakukan Pak Mentan jangan takut, itu kalau ada komitmen bersama. Tinggal cari betinanya, ini pak wagub ini, sediakan sapinya, kalau itu bisa dilakukan saya yakin dalam 3 tahun bisa, kalau tidak disediakan sampai kiamat tidak akan ada," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan pengembangbiakan dengan mendorong BUMD PD Dharma Jaya melakukan kerja sama dengan PT Perhutani. DKI Jakarta secara khusus menganggarkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dalam APBD 2016 bagi PD Dharma Jaya untuk membeli dan mengembangbiakkan sapi.

"Kita punya anggaran dan di PMP-kan ke Dharma Jaya untuk pengembangan pembibitan serta penggemukan sapi. Pengadaan sapinya akan kerja sama dengan Mentan untuk menyeleksi sapi lokal," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
DKI Dorong Swasembada Sapi Nasional

DKI Dorong Swasembada Sapi Nasional

Kamis, 07 Januari 2016 3507

 Dorong Swasembada, DKI akan Kembangbiakan Sapi Lokal

Dorong Swasembada, DKI akan Kembangbiakan Sapi Lokal

Kamis, 07 Januari 2016 3299

Menginseminasi Buatan Sapi SO, Djarot Beri Nama

Djarot Inseminasi Sapi di Bogor

Kamis, 07 Januari 2016 3131

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2325

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2326

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1697

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 972

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks