Layanan Transjakarta Diperluas Hingga Bodetabek

Senin, 04 Januari 2016 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Rio Sandiputra 8647

DKI Matangkan Perluasan Layanan Transjakarta Hingga BoDeTabek

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi DKI berencana memperluas layanan bus Transjakarta hingga ke kawasan Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi. Untuk mewujudkannya, saat ini PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah mematangkan perizinan dan perencanaan teknis bersama Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Untuk mematangkan, hari ini kami akan menemui Plt Dirjen Perhubungan Darat dan mengupayakan dapat izin

Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Steve Kosasih mengatakan, rencana perluasan layanan merupakan gagasan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Perluasan ditujukan untuk menekan jumlah pengguna kendaraan pribadi dari kawasan Bodetabek yang ingin menuju Jakarta maupun sebaliknya. Dengan demikian, diharap pengguna kendaraan pribadi akan beralih ke angkutan umum sehingga kemacetan di Jakarta berkurang.

"Secara prinsip Dirjen Perhubungan Darat yang lama telah menyampaikan siap memberikan izin. Untuk mematangkan, hari ini kami akan menemui Plt Dirjen Perhubungan Darat yang sekarang dan mengupayakan dapat izin sekalian mohon advice rute," ujarnya, Senin (4/12).

Meskipun akan melayani rute Bodetabek, Kosasih meminta agar para sopir angkutan umum di rute-rute tersebut tidak resah. Karena Transjakarta akan mengakomodir para sopir yang memiliki SIM B1 dan B2 umum untuk bergabung.

"Kita tengah melakukan pengadaan 2.000 bus. Dan dibutuhkan sekitar 6.000 sopir," ucapnya.

Minimal, sopir pemegang SIM B1 Umum bus single yang dipekerjakan akan menerima nominal sebesar dua kali upah minimum provinsi (UMP) bulanan Rp 6,2 juta. Untuk pengemudi bus tingkat dengan kualifikasi memiliki SIM B2 Umum pengemudi diberi gaji bulanan senilai 2,5 kali UMP. Sedangkan bagi pengemudi bus gandeng, Transjakarta akan memberi beri gaji tiga kali UMP dengan jam kerja yang pasti ditambah, asuransi jiwa dan kecelakaan yang bisa mencapai Rp 100 juta di luar BPJS.

"Kami akan survei rute-rute yang ramai potensi penumpang dan akan kami angkut dengan bus-bus yang terintegrasi dalam sistem Transjakarta. Plus jemput ke stasiun-stasiun agar semakin banyak penduduk Bodetabek beralih ke angkutan umum, dan tidak perlu bawa kendaraaan pribadi ke Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PT Transjakarta Diminta Terus Beli Bus

PT Transjakarta Diminta Terus Beli Bus

Kamis, 31 Desember 2015 5066

Mulai Besok, Tarif BKTB Rp 3500

Mulai Besok, Tarif BKTB Rp 3.500

Minggu, 03 Januari 2016 12890

 Basuki Pertanyakan Pembagian Trayek Transjakarta

Basuki Pertanyakan Pembagian Trayek Transjakarta

Kamis, 31 Desember 2015 4553

DKI Akan Cek Ulang Sistem Utilitas

DKI Segera Buat Ducting untuk Jaringan Utilitas

Kamis, 31 Desember 2015 8506

BERITA POPULER
Pelatihan mtu makanan minuman kedoya utara budi

10 Warga Kedoya Utara Ikut Pelatihan Kuliner

Selasa, 30 Juni 2026 663

BEI fakhri

Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Rabu, 01 Juli 2026 445

Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa anita

Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

Senin, 29 Juni 2026 743

Pulau tidung beach run anita

Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

Sabtu, 27 Juni 2026 959

Posko Pelayanan SPMB di SMAN 78 Jakarta Barat 3

Ketua Komisi E Pastikan SPMB Tahap I Berjalan Baik

Senin, 29 Juni 2026 669

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks