Layanan Transjakarta Diperluas Hingga Bodetabek

Senin, 04 Januari 2016 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Rio Sandiputra 8708

DKI Matangkan Perluasan Layanan Transjakarta Hingga BoDeTabek

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi DKI berencana memperluas layanan bus Transjakarta hingga ke kawasan Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi. Untuk mewujudkannya, saat ini PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah mematangkan perizinan dan perencanaan teknis bersama Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Untuk mematangkan, hari ini kami akan menemui Plt Dirjen Perhubungan Darat dan mengupayakan dapat izin

Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Steve Kosasih mengatakan, rencana perluasan layanan merupakan gagasan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Perluasan ditujukan untuk menekan jumlah pengguna kendaraan pribadi dari kawasan Bodetabek yang ingin menuju Jakarta maupun sebaliknya. Dengan demikian, diharap pengguna kendaraan pribadi akan beralih ke angkutan umum sehingga kemacetan di Jakarta berkurang.

"Secara prinsip Dirjen Perhubungan Darat yang lama telah menyampaikan siap memberikan izin. Untuk mematangkan, hari ini kami akan menemui Plt Dirjen Perhubungan Darat yang sekarang dan mengupayakan dapat izin sekalian mohon advice rute," ujarnya, Senin (4/12).

Meskipun akan melayani rute Bodetabek, Kosasih meminta agar para sopir angkutan umum di rute-rute tersebut tidak resah. Karena Transjakarta akan mengakomodir para sopir yang memiliki SIM B1 dan B2 umum untuk bergabung.

"Kita tengah melakukan pengadaan 2.000 bus. Dan dibutuhkan sekitar 6.000 sopir," ucapnya.

Minimal, sopir pemegang SIM B1 Umum bus single yang dipekerjakan akan menerima nominal sebesar dua kali upah minimum provinsi (UMP) bulanan Rp 6,2 juta. Untuk pengemudi bus tingkat dengan kualifikasi memiliki SIM B2 Umum pengemudi diberi gaji bulanan senilai 2,5 kali UMP. Sedangkan bagi pengemudi bus gandeng, Transjakarta akan memberi beri gaji tiga kali UMP dengan jam kerja yang pasti ditambah, asuransi jiwa dan kecelakaan yang bisa mencapai Rp 100 juta di luar BPJS.

"Kami akan survei rute-rute yang ramai potensi penumpang dan akan kami angkut dengan bus-bus yang terintegrasi dalam sistem Transjakarta. Plus jemput ke stasiun-stasiun agar semakin banyak penduduk Bodetabek beralih ke angkutan umum, dan tidak perlu bawa kendaraaan pribadi ke Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PT Transjakarta Diminta Terus Beli Bus

PT Transjakarta Diminta Terus Beli Bus

Kamis, 31 Desember 2015 5106

Mulai Besok, Tarif BKTB Rp 3500

Mulai Besok, Tarif BKTB Rp 3.500

Minggu, 03 Januari 2016 12950

 Basuki Pertanyakan Pembagian Trayek Transjakarta

Basuki Pertanyakan Pembagian Trayek Transjakarta

Kamis, 31 Desember 2015 4588

DKI Akan Cek Ulang Sistem Utilitas

DKI Segera Buat Ducting untuk Jaringan Utilitas

Kamis, 31 Desember 2015 8573

BERITA POPULER
Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 9034

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 4463

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2255

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 2032

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1873

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks