6 Ribu Warga Jatinegara Belum Rekam E-KTP

Senin, 21 Desember 2015 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhy Tristanto 4456

Perekaman E-KTP di PTSP Walkot Jaktim Membludak

(Foto: doc)

Dari sekitar 13 ribu warga di Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, hingga saat ini tercatat sekitar enam ribu yang belum melakukan perekaman e-KTP di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Memang harus diakui alat cetak sangat-sangat kurang memadai

Kepala PTSP Kelurahan Jatinegara, Arya Pinandita mengatakan, dalam beberapa hari jumlah warga yang melakukan perekaman e-KTP melonjak dibanding hari sebelumnya.

Paling padat Senin sampai Rabu, Kamis sampai Jumat rada lega lah. Selain merekam E-KTP, banyak juga yang mengurus SKCK, SKTM, Surat Keterangan Domisili Perusahaan, kartu kuning, sama surat pengantar nikah," kata Arya, Senin (21/12).

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kelurahan Jatinegara, Tobari Tabrani menambahkan, di samping masih banyaknya warga yang belum merekam e-KTP, lonjakan warga dikarenakan musim liburan.

"Biasanya enggak kayak gini, mungkin karena anak sekolah sudah pada liburan dimanfaatkan untuk merekam e-KTP. Jumlah penduduk Kelurahan Jatinegara 13.000 orang, yang sudah melakukan perekaman e-KTP 7000 orang, jadi yang belum kurang dari 6.000, karena sampai sekarang proses perekaman terus berjalan," kata Tabrani.

Lurah Jatinegara, Ali Siregar mengatakan, selain dikarenakan keterbatasan ruangan, banyak juga warga yang ingin mengambil fisik e-KTP mereka. Ditambahkan Ali, jumlah mesin cetak e-KTP saat ini tidak sebanding dengan banyaknya permohonan pencetakan yang masuk.

"Hampir setiap hari warga menumpuk karena keterbatasan peralatan mesin cetak e-KTP. Droping peralatan dari Kemendagri kan terbatas," ucap Ali.

Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Timur, Ahmad Fauzi mengakui, terbatasnya mesin pencetak mengakibatkan pelayanan e-KTP terhambat. Terlebih lagi, saat permohonan untuk pembuatan e-KTP membludak seperti yang terjadi dalam seminggu terakhir ini.

"Ini muncul karena keterbatasan alat, jadi memang harus diakui alat cetak sangat-sangat kurang memadai, sehingga terjadilah penumpukan seperti ini. Penumpukan seperti ini selain di PTSP, di Sudin juga," kata Fauzi.

Saat ini, sambung Fauzi, baru ada tujuh titik pencetakan e-KTP di Jakarta Timur, yakni di Kantor Kecamatan Cakung, Kramat Jati, Jatinegara, Duren Sawit, Cipayung dan Kantor Wali Kota serta Kantor Sudin Dukcapil.

Di samping alat dan sumber daya manusia (SDM), kata Fauzi, kendala lain yang paling terasa betul dampaknya yaitu jaringan.

"Kalau jaringan lancar kami bisa mencetak 250-300 dalam satu hari. Kalau dalam kondisi normal, kami janjikan penyelesaian dalam 14 hari kerja, kalau ada gangguan jaringan kami nggak bisa berbuat apa-apa," ungkap Fauzi.

BERITA TERKAIT
Perekaman E-KTP di PTSP Walkot Jaktim Membludak

Perekaman E-KTP di PTSP Walkot Jaktim Membludak

Senin, 21 Desember 2015 5907

Perekaman Data E-KTP Kepulauan Seribu Sudah 100 Persen

Perekaman Data E-KTP Kepulauan Seribu Sudah 100 Persen

Senin, 21 Desember 2015 3917

 Sudindukcapil Jakbar Bantah Pembatasan Perekaman Data E-KTP

Dukcapil Jakbar Tak Batasi Perekaman E-KTP

Senin, 07 Desember 2015 5463

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9297

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3246

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3680

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1959

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1533

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks