Jumat, 10 Januari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Erikyanri Maulana
5975
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menertibkan usaha tambal ban di ibu kota secara bertahap. Saat ini, rencana penertiban usaha tambal ban tersebut masih terus dibahas dengan mempertimbangkan berbagai segi.
"Kita bertahap saja, yang penting sementara jangan menduduki semua trotoar dulu. Sama seperti orang jual bunga hias, kan kita tidak kasih. Itu suruh mundur saja dari trotoar," ujar Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Jumat (10/1).
Meski begitu, dirinya mengaku khawatir jika seluruh usaha tambal ban ditertibkan berdampak pada tersumbatnya mata pencaharian warga. "Jakarta ini yang namanya orang dagang liar itu banyak banget. Nah kita bertahap saja. Kita juga kasihan, dia juga mau hidup, mau makan. Kita kasih toleransi, sama kayak pedagang bunga hias itulah," katanya.
Dikatakan Basuki, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga sangat memperhatikan setiap dampak dari kebijakan yang akan diambil. "Pak Gubernur inginnya semua efek itu dihitung benar, sampai preman pun mesti dihitung. Bukannya takut, tapi beliau itu inginnya manusiawilah semuanya," tutur mantan Bupati Belitung Timur.
Ditambahkan Basuki, keberadaan usaha tambal ban di ibu kota tumbuh subur disebabkan Pemprov DKI selama puluhan tahun tidak pernah menegur para pemilik usaha liar tersebut. "Diusirnya pakai cara yang manusiawi, tapi kalau ngeyel kita sikat. Kalau manusiawi kan ada toleransi, ada timbal baliknya. Selama tidak menduduki trotoar ya tidak apa-apa," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2930
Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai
Sabtu, 19 September 2026
1273
Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Sabtu, 19 September 2026
504
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1285
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing