Genangan di Dukuh Atas Karena Pompa Tersumbat Lumpur

Senin, 09 November 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 5001

Basuki Sebut Banjir di Dukuh Atas Karena Pompa Rusak

(Foto: Yopie Oscar)

Timbulnya genangan di underpass Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11) karena adanya sumbatan lumpur disalah satu pompa air. Selain itu, Closed Circuit Television (CCTV) yang rusak membuat kondisi jalan tersebut tidak bisa terpantau.

Kalau airnya sudah menyentuh level sekian, pompanya itu otomatis naik. Nah ternyata klepnya itu kena lumpur. Jadi begitu masuk airnya, nggak naik

"Kami sudah temukan, pompanya rusak satu. Karena ada lumpur, kasus ini terulang lagi seperti kasus Semanggi dulu. Semanggi dulu juga pernah tergenang," ujar Basuki Tjahja Purnama, Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/11).

Menurut Basuki, seharusnya jika tidak tersumbat lumpur pompa akan bekerja secara otomatis ketika genangan dibatas maksimal. "Kalau airnya sudah menyentuh level sekian, pompanya itu otomatis naik. Nah ternyata klepnya itu kena lumpur. Jadi begitu masuk airnya, nggak naik. Kebetulan CCTV di daerah itu juga mati," ucapnya.

Penanganan genangan, lanjut Basuki, di lokasi tersebut juga hanya memerlukan waktu singkat. Dan saat ini sudah diperbaiki untuk pompa rusak oleh Dinas Tata Air DKI. "Tapi ya 90 menit dapat kami atasi. Jadi itu cuma masalah klep, klepnya nggak hidup," katanya.

Basuki mengatakan perawatan secara berkala terus dilakukan. Selain itu, saluran air juga terus dikeruk dengan menerjunkan pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU). "Sudah sering dirawat, nggak bisa nyalahin orang PU juga. Sekarang kita banyak bersihin saluran-saluran, yang tadinya tidak lancar masuk ke tempat yang lebih rendah, sekarang volumenya lebih tinggi. Kalau dulu kan tertahan," tuturnya.

Dengan adanya PPSU, Basuki menambahkan, bisa mengurangi sampah-sampah yang menyumbat saluran air. Karena pada banjir sebelumnya, saluran air banyak yang tersumbat sampah dan menyebabkan genangan. "Makanya sekarang yang untuk waduk, kami sudah pengalaman. Kami sudah tungguin alat berat, dipasang, jadi nggak mungkin lagi volume air kesumbat oleh sampah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Saluran di RW 17 Kelapa Gading Timur Dikuras

Saluran Permukiman di Kelapa Gading Timur Dibersihkan

Senin, 09 November 2015 4460

32 Pompa Air Di Jaksel Aman

Satu Pompa Air di Jaksel Rusak

Rabu, 04 November 2015 3918

       Titik Rawan Banjir di Ibukota Diprediksi Berkurang

Titik Rawan Banjir di Ibukota Diprediksi Berkurang

Jumat, 06 November 2015 8370

Jalan Underpass Lebak Bulus Diperbaiki

Jalan Underpass Lebak Bulus Diperbaiki

Senin, 02 November 2015 5673

 Perbaikan Underpass Rampung Desember

Underpass di Kebayoran Lama Diperbaiki

Jumat, 30 Oktober 2015 5765

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2466

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2547

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1219

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks