Genangan di Dukuh Atas Karena Pompa Tersumbat Lumpur

Senin, 09 November 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 4847

Basuki Sebut Banjir di Dukuh Atas Karena Pompa Rusak

(Foto: Yopie Oscar)

Timbulnya genangan di underpass Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11) karena adanya sumbatan lumpur disalah satu pompa air. Selain itu, Closed Circuit Television (CCTV) yang rusak membuat kondisi jalan tersebut tidak bisa terpantau.

Kalau airnya sudah menyentuh level sekian, pompanya itu otomatis naik. Nah ternyata klepnya itu kena lumpur. Jadi begitu masuk airnya, nggak naik

"Kami sudah temukan, pompanya rusak satu. Karena ada lumpur, kasus ini terulang lagi seperti kasus Semanggi dulu. Semanggi dulu juga pernah tergenang," ujar Basuki Tjahja Purnama, Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/11).

Menurut Basuki, seharusnya jika tidak tersumbat lumpur pompa akan bekerja secara otomatis ketika genangan dibatas maksimal. "Kalau airnya sudah menyentuh level sekian, pompanya itu otomatis naik. Nah ternyata klepnya itu kena lumpur. Jadi begitu masuk airnya, nggak naik. Kebetulan CCTV di daerah itu juga mati," ucapnya.

Penanganan genangan, lanjut Basuki, di lokasi tersebut juga hanya memerlukan waktu singkat. Dan saat ini sudah diperbaiki untuk pompa rusak oleh Dinas Tata Air DKI. "Tapi ya 90 menit dapat kami atasi. Jadi itu cuma masalah klep, klepnya nggak hidup," katanya.

Basuki mengatakan perawatan secara berkala terus dilakukan. Selain itu, saluran air juga terus dikeruk dengan menerjunkan pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU). "Sudah sering dirawat, nggak bisa nyalahin orang PU juga. Sekarang kita banyak bersihin saluran-saluran, yang tadinya tidak lancar masuk ke tempat yang lebih rendah, sekarang volumenya lebih tinggi. Kalau dulu kan tertahan," tuturnya.

Dengan adanya PPSU, Basuki menambahkan, bisa mengurangi sampah-sampah yang menyumbat saluran air. Karena pada banjir sebelumnya, saluran air banyak yang tersumbat sampah dan menyebabkan genangan. "Makanya sekarang yang untuk waduk, kami sudah pengalaman. Kami sudah tungguin alat berat, dipasang, jadi nggak mungkin lagi volume air kesumbat oleh sampah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Saluran di RW 17 Kelapa Gading Timur Dikuras

Saluran Permukiman di Kelapa Gading Timur Dibersihkan

Senin, 09 November 2015 4328

32 Pompa Air Di Jaksel Aman

Satu Pompa Air di Jaksel Rusak

Rabu, 04 November 2015 3783

       Titik Rawan Banjir di Ibukota Diprediksi Berkurang

Titik Rawan Banjir di Ibukota Diprediksi Berkurang

Jumat, 06 November 2015 8252

Jalan Underpass Lebak Bulus Diperbaiki

Jalan Underpass Lebak Bulus Diperbaiki

Senin, 02 November 2015 5525

 Perbaikan Underpass Rampung Desember

Underpass di Kebayoran Lama Diperbaiki

Jumat, 30 Oktober 2015 5577

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9250

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3222

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3642

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1936

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1508

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks