Proyek Hutan Kota Kampung Dukuh Mangkrak

Selasa, 06 Mei 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Lopi Kasim 6852

akibatnya, proyek pengerjaan dengan anggaran hingga empat miliar tersebut kini terbengkalai.

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Program penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota agaknya masih terkendala. Bagaimana tidak, salah satu proyek pembangunan hutan kota Kampung Dukuh, di Jalan Raya Pondok Gede (Hek), Kramatjati, Jakarta Timur yang dikerjakan PT Pubagot Jaya Abadi mangkrak. Akibatnya, pembangunan proyek yang menelan anggaran hingga empat miliar tersebut terbengkalai.

PT Pubagot ini kayak kerja setengah hati, harusnya proyek pembangunan kelar awal tahun. Kalau ini molor kan warga juga tidak bisa memakai fasilitas yang ada

Aryadi (45), warga Kramatjati, mendesak pembangunan hutan kota tersebut segera dirampungkan. Pasalnya, akibat terbengkalai, lokasi proyek kerap dijadikan tempat mesum di malam hari.

"Setiap malam banyak muda-mudi nongkrong di lokasi. Tidak ada penjaga dan minimnya lampu penerangan jadi kerap di salahgunakan," katanya, Selasa (6/5).

Pantauan beritajakarta.com, proyek hutan kota seluas 5.738 meter persegi tersebut tidak dipasang pagar gerbang, empat pintu toilet hilang, bangunan dinding mulai retak, besi-besi pagar banyak berkarat serta lampu-lampu penerangan banyak rusak dan hilang.

Kepala Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, Agustinus Bambang Wisageni, mengatakan, pihaknya menyesalkan pemenang tender mengabaikan perjanjian penyelesaian proyek tersebut. Padahal, pembangunan hutan kota tersebut sangat dinantikan masyarakat.

"PT Pubagot ini kayak kerja setengah hati, harusnya proyek pembangunan kelar awal tahun. Kalau ini molor kan warga juga tidak bisa memakai fasilitas yang ada," ujarnya.

Kasie Pemeliharaan Hutan Kota, Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, Wahyu Indarwati, menambahkan, sesuai kontrak kerja pembangunan hutan kota Kampung Dukuh masih menjadi tanggung jawab pemenang tender.

"Masih dalam pemeliharaan mereka. Jadi jika ada kerusakan itu menjadi tanggung jawab mereka, kan belum serah terima," ucapnya.

Ditambahkan Wahyu, agar pembangunan tersebut tidak menjadi masalah ke depan, pihaknya telah mengandeng inspektorat pembantu kota (Irbanko) agar pemenang tender segera menyelesaikan pengerjaannya.

BERITA TERKAIT
ilustrasi toilet

Toilet Taman di Cengkareng Jadi Tempat Kencan

Selasa, 29 April 2014 6162

hasil-kebun.jpg

Lampung Akan Suplai Hasil Kebun kepada DKI

Jumat, 14 Maret 2014 4639

tanam pohon jhon

Perluasan RTH Terkendala Mahalnya Harga Tanah

Selasa, 22 April 2014 6555

Mulai dari wisata alam, wisata belanja, wisata ziarah, dan wisata kuliner.

Jakbar Promosi Wisata di Majapahit Travel Fair

Jumat, 25 April 2014 12859

petugas kebersihan

4 Bulan, Honor Penyapu Jalan Belum Dibayar

Rabu, 16 April 2014 6502

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9229

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3195

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3618

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1911

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1481

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks