Proyek Hutan Kota Kampung Dukuh Mangkrak

Selasa, 06 Mei 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Lopi Kasim 6768

akibatnya, proyek pengerjaan dengan anggaran hingga empat miliar tersebut kini terbengkalai.

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Program penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota agaknya masih terkendala. Bagaimana tidak, salah satu proyek pembangunan hutan kota Kampung Dukuh, di Jalan Raya Pondok Gede (Hek), Kramatjati, Jakarta Timur yang dikerjakan PT Pubagot Jaya Abadi mangkrak. Akibatnya, pembangunan proyek yang menelan anggaran hingga empat miliar tersebut terbengkalai.

PT Pubagot ini kayak kerja setengah hati, harusnya proyek pembangunan kelar awal tahun. Kalau ini molor kan warga juga tidak bisa memakai fasilitas yang ada

Aryadi (45), warga Kramatjati, mendesak pembangunan hutan kota tersebut segera dirampungkan. Pasalnya, akibat terbengkalai, lokasi proyek kerap dijadikan tempat mesum di malam hari.

"Setiap malam banyak muda-mudi nongkrong di lokasi. Tidak ada penjaga dan minimnya lampu penerangan jadi kerap di salahgunakan," katanya, Selasa (6/5).

Pantauan beritajakarta.com, proyek hutan kota seluas 5.738 meter persegi tersebut tidak dipasang pagar gerbang, empat pintu toilet hilang, bangunan dinding mulai retak, besi-besi pagar banyak berkarat serta lampu-lampu penerangan banyak rusak dan hilang.

Kepala Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, Agustinus Bambang Wisageni, mengatakan, pihaknya menyesalkan pemenang tender mengabaikan perjanjian penyelesaian proyek tersebut. Padahal, pembangunan hutan kota tersebut sangat dinantikan masyarakat.

"PT Pubagot ini kayak kerja setengah hati, harusnya proyek pembangunan kelar awal tahun. Kalau ini molor kan warga juga tidak bisa memakai fasilitas yang ada," ujarnya.

Kasie Pemeliharaan Hutan Kota, Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, Wahyu Indarwati, menambahkan, sesuai kontrak kerja pembangunan hutan kota Kampung Dukuh masih menjadi tanggung jawab pemenang tender.

"Masih dalam pemeliharaan mereka. Jadi jika ada kerusakan itu menjadi tanggung jawab mereka, kan belum serah terima," ucapnya.

Ditambahkan Wahyu, agar pembangunan tersebut tidak menjadi masalah ke depan, pihaknya telah mengandeng inspektorat pembantu kota (Irbanko) agar pemenang tender segera menyelesaikan pengerjaannya.

BERITA TERKAIT
ilustrasi toilet

Toilet Taman di Cengkareng Jadi Tempat Kencan

Selasa, 29 April 2014 6097

hasil-kebun.jpg

Lampung Akan Suplai Hasil Kebun kepada DKI

Jumat, 14 Maret 2014 4600

tanam pohon jhon

Perluasan RTH Terkendala Mahalnya Harga Tanah

Selasa, 22 April 2014 6490

Mulai dari wisata alam, wisata belanja, wisata ziarah, dan wisata kuliner.

Jakbar Promosi Wisata di Majapahit Travel Fair

Jumat, 25 April 2014 12808

petugas kebersihan

4 Bulan, Honor Penyapu Jalan Belum Dibayar

Rabu, 16 April 2014 6441

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5010

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1279

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1435

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1364

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 552

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks