19 Perusahaan Bangun 57 RPTRA di Ibukota

Selasa, 27 Oktober 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 6181

19 Perusahaan Siap Bangun 57 RPTRA

(Foto: Reza Hapiz)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng 19 perusahaan untuk membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RTPRA). Seluruh perusahaan tersebut akan menyelesaikan pembangunan RPTRA di 57 lokasi. Ditargetkan, akhir tahun pembangunan tersebut rampung.

Mereka akan menyesaikan yang 57 RPTRA, Desember targetnya paling Januari sudah selesai

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan saat ini di Jakarta sudah memiliki enam lokasi RPTRA. Hingga akhir tahun nanti Jakarta telah memiliki 63 lokasi RPTRA. "Mereka akan menyesaikan yang 57 RPTRA, Desember targetnya paling Januari sudah selesai," kata Basuki, usai penandatanganan nota kesepahaman, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/10).

19 perusahaan tersebut di antaranya yakni PT Agung Sedayu, PT Metropolitan Kencana, PT Agung Podomoro Land, Djarum (Blibli.com), Alfa Good Land, Bogasari, PT Intiland Development, Nestle Indonesia, Indofood, PT Ciputra Development, Indolakto, Harapan Global Niaga, PT Summarecon, Elite Prima Hutama, Artisam Wahyu, Keppel Kand, Bintang Toedjoeh, Indoland Inti Prakarsa, Yayasan Dharma Suci, Yayasan Bhakti Barito, Mount Indonesia, dan Pendawa.

Dikatakan Basuki, seluruh perusahaan tersebut sekaligus bisa menjadi distributor untuk PKK Mart yang ada di RPTRA. Sehingga toko kelontong mendapatkan harga yang lebih murah. "Nanti bisa masuk produk ke PKK Mart, supaya mereka jadi distributor produk mereka. Nah, ibu-ibu toko kelontong itu bisa beli barang harganya sama dengan minimarket yang ada di luar. Jadi harga jual juga akan lebih murah," ucapnya.

Rencananya, tahun 2016 mendatang akan ditambah lagi sebanyak 150 lokasi RPTRA. Namun, pembangunannya tidak lagi menggunakan dana dari corporate social responsibility (CSR), melainkan pakai dana APBD. Namun, jika masih ada perusahaan yang ingin membantu, pihaknya tidak akan menolak. Sehingga jumlah RPTRA yang dibangun akan lebih banyak.

"Tahun depan kita bangun di 150 lokasi, kita akan andalkan anggaran kita sendiri. Paling satu unit Rp 500 juta. Tapi kalau ada yang mau sumbang 150 lokasi, nanti dananya masuk ke APBD Perubahan," katanya.

Nantinya, mereka masih akan melakukan perawatan RPTRA selama enam bulan. Selanjutnya perawatan akan diserahkan kepada lurah serta Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

BERITA TERKAIT
Basuki : Kedepan Pemimpin Harus Lebih Santun

Jakbar Fokus Cari Lahan untuk RPTRA

Selasa, 27 Oktober 2015 3530

       Basuki Wajibkan Ada Ruang Menyusui di RPTRA

Basuki Wajibkan Ada Ruang Menyusui di RPTRA

Selasa, 27 Oktober 2015 3889

Pembangunan Fisik RPTRA Diserahkan ke Distamkam

Pembangunan Fisik RPTRA Diserahkan ke Distamkam

Selasa, 27 Oktober 2015 4152

Lapangan Boneng Bambu Apus Bakal Jadi RPTRA

RPTRA akan Dibangun di Bambu Apus

Senin, 26 Oktober 2015 7694

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7129

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4818

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1969

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2495

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1060

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks