17 Alat Produksi Usaha Konveksi di Jakut Disegel

Rabu, 30 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 5849

segel tempat

(Foto: doc)

Sebuah tempat usaha konveksi rumahan (home industri) di Jl Sukarela, No 15 RT 04/09, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, ditertibkan petugas gabungan Satpol PP, kepolisian dan TNI, Rabu (30/4). Hasilnya, sebanyak 17 unit alat produksi berupa disegel petugas. Namun jika masih tetap beroperasi, mesin jahit tersebut akan langsung disita petugas.  

Pemilik menyalahi aturan Perda nomor 15 tahun 2011, bahwa tidak diperkenankan rumah tinggal menjadi tempat usaha. Sehingga walau pemilik kooperatif, tetap kita harus menegakkan aturan

Dihentikannya usaha CV Fatah Anugrah Jaya, milik Lisyati (59), tersebut lantaran menjalankan usaha tidak pada tempatnya. Bangunan yang dijadikan tempat produksi selama hampir 2 tahun itu dalam izinnya digunakan sebagai rumah tinggal, bukan tempat usaha, sehingga melanggar Perda Nomor 15 tahun 2011, tentang perizinan tempat usaha.

Kepala Seksi Inventarisasi dan Dokumentasi Satpol PP DKI Jakarta, Herri Tri, mengatakan, selama ini pihaknya sudah berulang kali memberikan peringatan. Bahkan terakhir kali peringatan diberikan Rabu (2/4) lalu.

"Pemilik menyalahi aturan Perda nomor 15 tahun 2011, bahwa tidak diperkenankan rumah tinggal menjadi tempat usaha. Sehingga walau pemilik kooperatif, tetap kita harus menegakkan aturan," tegasnya, Rabu (30/4).

Selama ini, kata Herri, warga sekitar juga mengeluhkan usaha tersebut lantaran dinilai mengganggu. Pihaknya, mengimbau agar masyarakat lainnya memperhatikan aturan tentang peruntukkan bangunan, sehingga tidak menyalahi aturan. "Kita tidak menyegel rumah, melainkan alat-alat produksinya saja. Kepada masyarakat saya imbau agar melakukan usaha dilokasi yang telah ditentukan sehingga tidak menyalahi aturan," katanya.

Lisyati (59), pemilik usaha mengaku pasrah dengan penyegelan tersebut. Dirinya belum mengetahui akan mengambil langkah apa untuk melanjutkan usahanya.

"Ini pegawai ada 20 orang, kita memproduksi pakaian anak dan kaos-kaos sudah sejak 2 tahun lalu. Saya belum tahu mau bagaimana ke depannya," ucapnya.

BERITA TERKAIT
razia kontainer

Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Pejagalan

Rabu, 23 April 2014 3832

gembok-rusun.jpg

46 Unit Rusunawa Marunda Terancam Dikosongkan

Rabu, 16 April 2014 6332

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3264

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2888

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1267

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1635

Mediasi pondok pinang tiyo

Camat Kebayoran Lama Pimpin Mediasi Persoalan Warga Pondok Pinang

Rabu, 07 Oktober 2026 626

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks