LRT Koridor Palmerah - Grogol Segera Dibangun

Jumat, 16 Oktober 2015 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 8254

LRT Koridor Palmerah - Grogol Dalam Rencana Pembangunan

(Foto: Folmer)

Kami juga akan memakai sejumlah tiang pancang monorel

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mensosialisasikan rencana pembangunan moda transportasi massal berbasis kereta cepat ringan atau Light Rail Transit (LRT).

Sejumlah rute yang akan dibangun diantaranya Cibubur - Cawang dan Bekasi Timur – Cawang. Kedua rute ini akan ditargetkan rampung pada Oktober 2017 mendatang.

Selanjutnya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rute LRT lain seperti Dukuh Atas – Palmerah, Palmerah  - Grogol dan Cibubur – Bogor, yang direncanakan rampung hingga akhir 2018 mendatang.

PT Adhi Karya selaku kontraktor yang membangun infrastruktur LRT gencar menggelar sosialisasi di sejumlah rute yang akan dibangun sarana moda transportasi massal tersebut.

Sosialisasi pembangunan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) rencana pembangunan LRT rute Palmerah – Grogol pun digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

“Kami akan memakai sejumlah tiang pancang monorel. Serta tiang lainnya berdiri di lahan milik pemerintah daerah maupun pusat,” ujar Endar Tri Prakosa, Pelaksana Harian Manajer Proyek LRT PT Adhi Karya, Jumat (16/10).

Menurut Endar, jarak untuk memasang tiang pancang hanya diperlukan sekitar dua meter. Setelah tiang penyangga rampung terpasang, PT Adhi Karya akan membuat jalur rel ganda selebar 8,5 meter. Tinggi tiang pancang diperkirakan sekitar 10-15 meter dari permukaan jalan.

“Di jalur sepanjang 5,5 kilometer dari Palmerah menuju Grogol itu, rencananya akan ada dua stasiun yaitu Stasiun Tomang dan Stasiun Grogol. Detail engineering desain (DED) proyek saat ini masih disusun dan masih bisa berubah. Warga dapat mengusulkan perubahaan terkait stasiun pemberhentian,” tuturnya.

Endar menjelaskan, pihaknya saat ini memprioritaskan pembangunan dua koridor LRT yakni Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang pada Oktober 2017 untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018.

“Kami saat ini memiliki dana sekitar Rp 2,6 triliun untuk mendanai pembangunan kedua koridor. Sesuai perjanjian dengan pemerintah, kami baru dibayar setelah pengerjaan pelintasan selesai dibangun. Setelah dibayar, barulah tahap selanjutnya pembangunan koridor yang telah disusun,” tandas Endar. 

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Sosialisasi Rencana Pembangunan LRT

Jakbar Sosialisasi Rencana Pembangunan LRT

Jumat, 16 Oktober 2015 5191

Adhyaksa Dault Dukung Proyek LRT

Ketum Kwarnas Pramuka Dukung LRT

Selasa, 29 September 2015 4052

DKI akan Bangun Stasiun Integrasi LRT, MRT & Transjakarta

DKI akan Bangun Stasiun Integrasi LRT, MRT & Transjakarta

Rabu, 16 September 2015 5202

Transjakarta, MRT & LRT Bakal Kurangi Macet di DKI

Transjakarta, MRT & LRT Bakal Kurangi Macet di DKI

Rabu, 16 September 2015 5967

 LRT Diprediksi Kurangi Macet 30 Persen

LRT Diprediksi Kurangi Macet 30 Persen

Rabu, 16 September 2015 7437

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3423

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1699

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1521

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 796

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 885

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks