LRT Koridor Palmerah - Grogol Segera Dibangun

Jumat, 16 Oktober 2015 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 8030

LRT Koridor Palmerah - Grogol Dalam Rencana Pembangunan

(Foto: Folmer)

Kami juga akan memakai sejumlah tiang pancang monorel

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mensosialisasikan rencana pembangunan moda transportasi massal berbasis kereta cepat ringan atau Light Rail Transit (LRT).

Sejumlah rute yang akan dibangun diantaranya Cibubur - Cawang dan Bekasi Timur – Cawang. Kedua rute ini akan ditargetkan rampung pada Oktober 2017 mendatang.

Selanjutnya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rute LRT lain seperti Dukuh Atas – Palmerah, Palmerah  - Grogol dan Cibubur – Bogor, yang direncanakan rampung hingga akhir 2018 mendatang.

PT Adhi Karya selaku kontraktor yang membangun infrastruktur LRT gencar menggelar sosialisasi di sejumlah rute yang akan dibangun sarana moda transportasi massal tersebut.

Sosialisasi pembangunan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) rencana pembangunan LRT rute Palmerah – Grogol pun digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

“Kami akan memakai sejumlah tiang pancang monorel. Serta tiang lainnya berdiri di lahan milik pemerintah daerah maupun pusat,” ujar Endar Tri Prakosa, Pelaksana Harian Manajer Proyek LRT PT Adhi Karya, Jumat (16/10).

Menurut Endar, jarak untuk memasang tiang pancang hanya diperlukan sekitar dua meter. Setelah tiang penyangga rampung terpasang, PT Adhi Karya akan membuat jalur rel ganda selebar 8,5 meter. Tinggi tiang pancang diperkirakan sekitar 10-15 meter dari permukaan jalan.

“Di jalur sepanjang 5,5 kilometer dari Palmerah menuju Grogol itu, rencananya akan ada dua stasiun yaitu Stasiun Tomang dan Stasiun Grogol. Detail engineering desain (DED) proyek saat ini masih disusun dan masih bisa berubah. Warga dapat mengusulkan perubahaan terkait stasiun pemberhentian,” tuturnya.

Endar menjelaskan, pihaknya saat ini memprioritaskan pembangunan dua koridor LRT yakni Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang pada Oktober 2017 untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018.

“Kami saat ini memiliki dana sekitar Rp 2,6 triliun untuk mendanai pembangunan kedua koridor. Sesuai perjanjian dengan pemerintah, kami baru dibayar setelah pengerjaan pelintasan selesai dibangun. Setelah dibayar, barulah tahap selanjutnya pembangunan koridor yang telah disusun,” tandas Endar. 

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Sosialisasi Rencana Pembangunan LRT

Jakbar Sosialisasi Rencana Pembangunan LRT

Jumat, 16 Oktober 2015 5065

Adhyaksa Dault Dukung Proyek LRT

Ketum Kwarnas Pramuka Dukung LRT

Selasa, 29 September 2015 3935

DKI akan Bangun Stasiun Integrasi LRT, MRT & Transjakarta

DKI akan Bangun Stasiun Integrasi LRT, MRT & Transjakarta

Rabu, 16 September 2015 5061

Transjakarta, MRT & LRT Bakal Kurangi Macet di DKI

Transjakarta, MRT & LRT Bakal Kurangi Macet di DKI

Rabu, 16 September 2015 5838

 LRT Diprediksi Kurangi Macet 30 Persen

LRT Diprediksi Kurangi Macet 30 Persen

Rabu, 16 September 2015 7306

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2373

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2439

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1744

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 998

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1389

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks