5 Tahun Tersumbat, Saluran Air di Cempaka Putih Dinormalisasi

Selasa, 06 Oktober 2015 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 7562

5 Tahun Tersumbat, Saluran Air di Cempaka Putih Dinormalisasi

(Foto: Nurito)

Petugas Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat, mengeruk saluran air sepanjang 100 meter di Jl Cempaka Putih Tengah 24, yang hampir lima tahun tak berfungsi karena tersumbat sampah dan endapan lumpur yang sudah mengeras.

Sudah kita perbaiki dari Senin kemarin dan secepatnya kita upayakan rampung.

Pantauan Beritajakarta.com, dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul, linggis, golok dan sekop, belasan petugas bekerja keras membersihkan saluran yang sudah dipenuhi tumpukan tanah padat.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat, Herning Wahyuningsih mengatakan, normalisasi saluran ini sudah dikerjakan sejak, Senin (5/10) kemarin.

Dia mengaku, petugasnya agak kesulitan melakukan pembersihan karena banyaknya akar pohon besar yang menjuntai di dalam saluran, serta coran beton warga yang menutup atas saluran.

BERITA TERKAIT
Cegah Banjir, Saluran PHB Mawar Dikeruk

Cegah Banjir, Saluran PHB Mawar Dikeruk

Senin, 12 Oktober 2015 5504

Revitalisasi Pasar Kebon Melati Terpadu dengan Rusun

Revitalisasi Pasar Kebon Melati Terpadu dengan Rusun

Senin, 12 Oktober 2015 6534

58 Paket Betonisasi Jalan di Jakut Dikerjakan

58 Paket Betonisasi Jalan di Jakut Dikerjakan

Senin, 12 Oktober 2015 7288

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2369

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2432

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1741

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 996

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1386

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks