Jokowi Terima Penghargaan Sabuk Hitam Karate

Jumat, 25 April 2014 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Erikyanri Maulana 8194

 Jokowi di Beri Gelar Sebagai Pembina Karatedo Tako DKI Jakarta

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menerima penghargaan sabuk hitam Dan IV sebagai gelar pembina dari Karatedo Tako (tangan kosong) Indonesia di Balaikota, Jumat (25/4). Menerima penghargaan itu, orang nomor satu di ibu kota ini pun langsung mengucapkan "osh" yang merupakan ciri khas salam karateka.

Ini untuk Gubernur sebagai pengayom dan pembina Karatedo Tako DKI Jakarta

"Osh, terimakasih," kata Jokowi di Balaikota, Jumat (25/4).

Wakil Ketua Karatedo Tako DKI Jakarta, Panenmawardi Damanik mengatakan, pemberian sabuk hitam Dan IV kepada Jokowi merupakan simbol jika bahwa Jokowi merupakan pembina Karatedo Tako DKI Jakarta.

"Ini untuk Gubernur sebagai pengayom dan pembina Karatedo Tako DKI Jakarta," katanya.

Ditambahkan Panenmawardi, Karatedo Tako ini sudah masuk dalam organisasi Federasi Olah Raga Karateka Indonesia (Forki) dengan jumlah anggotanya yang mencapai sekitar 5.000 terdiri dari murid sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

BERITA TERKAIT
Jokowi: DKI Sudah Penuhi Kebutuhan Dasar Warga

Jokowi Gelar Kuis Bagi Siswa PAUD

Selasa, 22 April 2014 7263

JOkowi_batik-meja.jpg

Jokowi : Pembebasan Lahan Jangan Rugikan Warga

Kamis, 24 April 2014 3962

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 802

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1163

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks