121 Kg Organ Hewan Kurban Tidak Layak Konsumsi Disita

Kamis, 24 September 2015 Reporter: Folmer Editor: Widodo Bogiarto 3099

121 Kg Organ Hewan Kurban Tidak Layak Konsumsi Disita

(Foto: Folmer)

Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Barat menemukan sebanyak 121 kilogram organ hewan kurban tidak layak konsumsi. 

Hasil pemeriksaan di lapangan, petugas pemeriksa hewan kurban menemukan ada hati hewan kurban yang mengandung cacing dan pneunomi paru-paru

"Hasil pemeriksaan di lapangan, petugas pemeriksa hewan kurban menemukan ada hati hewan kurban yang mengandung cacing dan pneunomi paru-paru," ujar Renova Ida Siahaan, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Kamis (24/9).

Menurut Renova, pihaknya langsung menyita ratusan kilogram organ hewan kurban tidak layak konsumsi tersebut. Selanjutnya organ hewan itu dimusnahkan demi menjamin keamanan warga yang mendapatkan daging kurban.

Renova menambahkan, pihaknya menyebar sebanyak 150 petugas untuk melakukan pemeriksaan di 178 tempat pemotongan hewan kurban (TPHK) di Jakarta Barat. 

BERITA TERKAIT
3.535 Hewan Kurban Dipotong di Jakbar

3.535 Hewan Kurban Dipotong di Jakbar

Kamis, 24 September 2015 3641

11.141 Hewan Kurban di Jakbar Sudah Diperiksa

11.141 Hewan Kurban di Jakbar Sudah Diperiksa

Rabu, 23 September 2015 3018

Sentra Flora Semanan Memprihatinkan

Kondisi Sentra Flora Semanan Memprihatinkan

Senin, 07 September 2015 5103

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5407

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1436

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1455

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1385

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks