Pemukiman Kepulauan Seribu Perlu Ditata Ulang

Rabu, 16 September 2015 Reporter: Suparni Editor: Widodo Bogiarto 2368

Pemukiman Kepulauan Seribu Perlu Ditata Ulang

(Foto: Suparni)

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Fery Setiawan mengatakan, perlunya dilakukan ulang terhadap pemukiman di Kepulauan Seribu.

Di Kepulauan Seribu lingkungannya masih belum tertata

Menurut Fery, penataan ulang tersebut meliputi jalan yang masih belum tertata, bangunan yang belum simetris masih asal bangun, sehingga tidak terlihat tertata dengan rapi.

"Di Kepulauan Seribu lingkungannya masih belum tertata. Kondisi ini berbeda dengan di kota yang masih rentan dengan kawasan kumuhnya," ujar Fery di Kepulauan Seribu, Rabu (16/9).

Selain masalah penataan pemukiman, masalh lain yang ada di Kepulauan Seribu yakni soal sampah. "Solusi apa menghadapi sampah di pulau agar partisipatif masyarakat nantinya dapat disusun melalui program penanganannya," jelasnya.

BERITA TERKAIT
 Jaga Ketersediaan Ikan, Pulau Seribu Butuh Cold Storage

Kepulauan Seribu Butuh Gudang Pendingin Ikan

Rabu, 16 September 2015 2841

Pulau Kelapa Dua Bakal Jadi Kampung Nelayan

Pulau Kelapa Dua Bakal Jadi Kampung Nelayan

Rabu, 02 September 2015 6191

Pemkab Bakal Bangun Pusat Jajanan dan Souvenir

Pemkab Bakal Bangun Pusat Jajanan dan Souvenir

Selasa, 15 September 2015 3037

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 884

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 805

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1181

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1112

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks