Pengendalian Banjir hingga Penataan Kawasan Mengemuka dalam Ratas Kecamatan Tanah Abang

Kamis, 05 November 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 188

Rapat di Kecamatan Tanah Abang, Pramono Bahas Pengendalian Banjir Hingga Penataan Kawasan

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung kembali menggelar rapat terbatas (Ratas) di tingkat kecamatan pada Kamis (5/11).

Setelah sebelumnya rapat digelar di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, kali ini Gubernur memimpin ratas di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"membahas beberapa hal yang menjadi persoalan,"

Berbagai permasalahan perkotaan mulai dari gini ratio, banjir, pembangunan infrastruktur publik, dan sarana pendidikan mengemuka dalam rapat kali ini.

"Jadi hari ini kita secara khusus membahas beberapa hal yang menjadi persoalan di tingkat kecamatan," ujar Pramono.

Ia menjelaskan, Kecamatan Tanah Abang merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kesenjangan masyarakat yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya jumlah masyarakat dengan ekonomi tinggi dan juga masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan di wilayah yang sama.

"Saya memutuskan untuk di tempat ini memang perlu mendapatkan ekstra perhatian dari Pemerintah DKI Jakarta," katanya.

Sementara terkait pengendalian banjir akibat luapan Kali Krukut, Pramono memutuskan untuk dilakukan pemasangan sheet pile dan parapet, serta pengadaan pompa air mobile. Selain itu, dinas terkait juga akan terus melanjutkan pengerjaan pengerukan sedimen serta perbaikan saluran mikro.

Lebih lanjut, Pramono juga menerima aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pedestrian di Jalan Kampung Bali yang kondisinya tidak terlalu lebar.

"Bu Camat menangkap aspirasi dari masyarakat, meminta untuk dibuatkan pedestrian. Problemnya adalah kalau dibuatkan pedestrian, pedestriannya di atas sungai. Dan untuk itu, saya tidak setuju," ucapnya.

Karena itu, Gubernur akan meninjau terlebih dahulu wilayah tersebut sebelum diputuskan untuk dibangun pedestrian. Salah satu opsinya yakni dengan memperkecil badan jalan dan difungsikan menjadi satu jalur.

"Atau kemudian pohon-pohon yang menjadi pelindung dari Dinas Pertamanan yang kemudian kita rapikan. Tetapi intinya apa yang menjadi permintaan Bu Camat dan jajaran kami akan tindak lanjuti," tegas Pram.

Sedangkan terkait kebutuhan SMP Negeri di Kecamatan Tanah Abang, Pramono memutuskan untuk mengintegrasikan SDN Petamburan 05 dan 07 seluas 5.000 meter persegi dengan SMP Negeri di sekitarnya yang seluas 1.900 meter persegi.

"Saya minta untuk dimasukkan dalam tahun anggaran 2027 dan harapannya selesai apakah di 2028 atau paling lama 2029. Jadi secara prinsip permintaan itu dipenuhi," kata Pramono.

Menanggapi permintaan adanya sekolah gratis swasta di wilayah tersebut, Pramono menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD tengah memfinalisasi penambahan sekolah gratis.

"Untuk sekolah gratis nanti kalau sudah diketok baru akan kami sampaikan kepada publik. Tetapi saya sudah menyetujui jumlah penambahan yang signifikan," ungkapnya.

Rapat ini juga membahas terkait penataan kawasan Tanah Abang, premanisme, parkir liar, hingga pengedaran obat-obatan. Gubernur mengaku telah menginstruksikan Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pasar Jaya, dan Sarana Jaya untuk berkoordinasi melakukan penataan secara bertahap.

Ia menegaskan, penertiban dan penataan tidak boleh dilakukan dengan kekerasan dan tindakan yang berlebihan, tanpa memberikan solusi bagi masyarakat atau pedagang.

"Kita tata secara gradual. Yang paling penting adalah kehidupannya mulai berjalan dengan baik dan juga masyarakat itu tidak kehilangan periuk nasinya," kata dia.

Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami menjelaskan, jajaran kecamatan akan melakukan pendekatan secara holistik dalam menyelesaikan masalah premanisme serta melakukan penataan di Tanah Abang.

"Penataan kawasan Tanah Abang itu secara holistik akan dilakukan untuk menelusuri permasalahan apa saja yang perlu dituntaskan, salah satunya adalah premanisme," tuturnya.

Nantinya Pemprov DKI dan jajaran kecamatan akan menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sebelum menggandeng pihak terkait.

BERITA TERKAIT
Jakarta Korea penataan tanah abang ist

Penataan Kawasan Padat Penduduk Tanah Abang Manfaatkan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 879

Pelantikan cpns rezap

Pramono Lantik 3.418 PNS Baru Pemprov DKI

Rabu, 04 November 2026 568

Pramono forkopimda mitigasi banjir rezap

Pramono Pimpin Rapat Forkopimda Bahas Mitigasi Banjir

Kamis, 05 November 2026 309

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 22677

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7346

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5010

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3732

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 1830

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks