Rabu, 04 November 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 78
(Foto: Istimewa)
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki memastikan rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Royal Batavia Cakung telah didukung alokasi anggaran sejak 2026 dengan total lebih dari Rp350 miliar.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar pada 2026. Sementara itu, anggaran sekitar Rp300 miliar lebih kembali disiapkan pada tahun ini untuk mendukung kelanjutan pembangunan rumah sakit tersebut.
"Groundbreaking-nya itu di Desember,"
Subki menyampaikan, proses peletakan batu pertama atau groundbreaking ditargetkan berlangsung pada Desember 2026.
"Insyaallah groundbreaking-nya itu di bulan Desember," ujarnya, dalam rapat kerja pembahasan Raperda APBD DKI Jakarta 2027, Rabu (4/11).
Ia berharap, setelah peletakan batu pertama, progres fisik pembangunan rumah sakit mulai terlihat pada Desember hingga Januari mendatang.
Menurut Subki, pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperkuat fasilitas kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
"Jadi di bulan Desember, Januari sudah mulai nampaklah gitu progres pembangunannya seperti apa," tandasnya.
Sekadar diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah meluncurkan inisiasi pembangunan RS Royal Batavia Cakung di kawasan Superblok Cakung Barat Terpadu, Jakarta Timur. Rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta ini ditargetkan rampung pada akhir 2027.
Rumah sakit tersebut dirancang setinggi 13 lantai dan berdiri di atas lahan seluas 1,9 hektare dengan arsitektur khas rumah panggung Betawi. Fasilitas ini akan memiliki kapasitas 282 kamar untuk melayani pasien BPJS Kesehatan maupun non-BPJS.
Pembangunan RS Royal Batavia Cakung ditujukan untuk menjawab keterbatasan fasilitas kesehatan di Kecamatan Cakung. Selain memberikan pelayanan kesehatan umum, rumah sakit ini direncanakan menjadi pusat rujukan penanganan penyakit infeksi, trauma (trauma center), serta penyakit kronis seperti jantung, kanker, dan diabetes.