Kamis, 22 Oktober 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 70
(Foto: Folmer)
Warga Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, antusias mengikuti kegiatan Kemitraan Pelayanan dan Pembinaan Kesertaan Keluarga Berencana (KB) Aktif di RPTRA Melati Duri Pulo, Kamis (22/10)
Kegiatan yang diprakarsai Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Pusat, bertujuan memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) gratis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.
,Memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan KB yang mudah dan terjangkau.
Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Pusat, Novia Silmiati mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya bersinergi dengan TNI, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan tenaga Kesehatan.
"Kolaborasi ini merupakan upaya bersama untuk memastikan masyarakat, khususnya pasangan usia subur mendapatkan akses pelayanan KB yang mudah dan terjangkau," ujar Novia.
Pada kegiatan ini, ungkap Novia, pihaknya menghadirkan bazar yang melibatkan Jakpreneur binaan, kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), serta kader PKK Kelurahan Duri Pulo dan Kecamatan Gambir.
Selain itu, diadakan pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) kepada 10 warga di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
"Pelayanan KB MOW sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan KB gratis kepada warga," ungkapnya.
Ia menjelaskan, tingkat keberhasilan KB aktif di Jakarta Pusat sudah cukup tinggi berkat sosialisasi program KB yang dilaksanakan secara rutin melalui kerja sama dengan kelurahan dan kader PKK.
Edukasi mencakup penyuluhan KB, pencegahan stunting, serta pembinaan kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL).
"Pelayanan KB saat ini sudah cukup baik, kemitraan lintas sektor tetap dibutuhkan. Kami ingin seluruh unsur masyarakat dapat bersinergi dan berkolaborasi agar pelayanan KB terus berjalan optimal, termasuk melalui kerja sama dengan rumah sakit,” jelasnya.
Sementara, Lurah Duri Pulo, Herwina Wahyuni menjelaskan, petugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada warga seputar pilihan metode KB, termasuk kepada ibu yang baru melahirkan agar dapat menentukan metode kontrasepsi sesuai.
"Antusias warga Duri Pulo terhadap kegiatan penyuluhan program KB cukup baik," ujarnya.
Ia berharap, program KB terus berjalan secara berkelanjutan dan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga.
"Sehingga terwujud keluarga yang sehat, sejahtera, dan mampu melahirkan generasi berkualitas," tandasnya.