Kamis, 22 Oktober 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 132
(Foto: Nugroho Sejati)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Kamis (22/10), menghadiri Motion Picture Asociatian (MPA) Indonesia Success Stories di Park Hyat Hotel, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarra Pusat.
Selain memaparkan perkembangan infrastruktur industri perfilman, dalam kesempatan ini Rano juga menegaskam komitmen arah Jakarta menuju kota sinema.
Industri perfilman adalah mercusuar
"Industri perfilman adalah mercusuar dan calon pusat film bagi kawasan Asia Tenggara," katanya.
Pada pekan ini, ungkap Rano, para anggota industri kreatif telah berkumpul di Jakarta untuk mengeksplorasi bagaimana ekonomi kreatif dapat tumbuh, berkembang, dan jadi pendorong utama bagi ekonomi Indonesia dalam event Jakarta Film Summit 2026.
Dalam event yang diselenggarakan 20 hingga 21 Oktober 2026, Jakarta Film Commision mengajak delegasi Jakarta Film Summit 2026 ke berbagai lokasi syuting sekaligus menunjukkan potensi Jakarta untuk produksi film.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi gagasan tentang cara mengembangkan industri perfilman dan ekosistemnya di Jakarta, mulai dari proses perizinan dan produksi yang disederhanakan hingga inisiatif syuting di Jakarta, membuka pintu untuk pembiayaan dan investasi, serta memikirkan solusi untuk tantangan distribusi film.
Pada Rabu (21/10) malam, Rano juga menghadiri pembukaan Jakarta Film Week 2026 yang menampilkan 157 film dari 59 negara. Kegiatan juga dimeriahkan dengan kelas-kelas master, termasuk satu dipimpin oleh bintang laga legendaris asal Hong Kong, Sammo Hung.
"Saya ingin menegaskan bahwa Jakarta berkomitmen membina ekosistem industri perfilman," tegasnya.
"Saya juga berencana menerapkan berbagai insentif untuk memastikan keberlanjutan ekosistem perfilman. Tidak hanya dengan menawarkan diskon tiket film nasional, tetapi juga mendukung promosi dan distribusi film," ungkapnya.
Lalu, Rano mengatakan antara Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono, bersama MPA Indonesia dan Amerika telah bersepakat berkolaborasi untuk mengembangkan ekosistem perfilman.
"Inisiatif ini bertujuan untuk menetapkan Jakarta sebagai kota sinema dan pusat film masa depan. Setidaknya di kawasan Asia," tandasnya.