Rabu, 21 Oktober 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 385
(Foto: Folmer)
Tim Penggerak PKK bersama Dinas Sosial dan Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat, Rabu (21/10), melakukan kampanye pencegahan perundungan serta tawuran pelajar di SMPN 1 Cikini.
Kegiatan yang dikemas dalam program Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paaredi) Goes To School dan Suluh Sosial Sapa Sekolah ini, dihadiri Wali Kota Arifin dan Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Witri Yenny.
Wujudkan sekolah aman dan nyaman tanpa kekerasan
Arifin mengatakan, gema setop bullying merupakan hal yang sangat krusial dan mendesak untuk disosialisasikan demi tercipta lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
"Kami ingin sekolah di Jakarta Pusat terbebas dari kasus perundungan. Sosialisasi Paaredi Goes To School diadakan sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk mewujudkan sekolah aman dan nyaman tanpa kekerasan," ujar Arifin.
Menurut Arifin, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bukan hanya untuk peserta didik, tapi juga seluruh warga sekolah termasuk guru, staf dan orang tua.
"Di saat lingkungan sekolah ramah dan bebas intimidasi, proses belajar mengajar akan berlangsung maksimal dan potensi setiap peserta didik berkembang secara optimal," tukasnya.
Ia berharap, peserta didik SMPN 1 Cikini mampu menerapkan hasil sosialisasi ini di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.
"Mari bergandengan tangan, merapatkan barisan dan tingkatkan kepedulian untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah demi masa depan anak," pungkasnya.