Pemahaman ASN Jakpus Seputar Pengadaan Barang dan Jasa Diperkuat

Selasa, 20 Oktober 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 224

Sosialisasi pengadaan barang jasa

(Foto: Folmer)

Guna mendukung tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,pemahaman aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Jakarta Pusat seputar pengendalian dan integritas pengadaan barang dan jasa terus diperkuat.

Hal ini dibahas dalam Focus Group Discusion (FGD) yang dihadiri lurah, camat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkota Jakpus, Selasa (20/10). 

Pelayanan baik akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat

Dalam sambutan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, pengadaan pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu sektor yang paling rawan korupsi. Untuk itu, pencegahan tidak dimulai saat pemeriksaan, melainkan pada tahap perencanaan 

Ia mengungkapkan, akuntabilitas merupakan langkah awal yang menentukan setiap keputusan pengadaan barang dan jasa dapat dijelaskan secara detail, proses terdokumentasi serta hasil dapat dipertanggungjawabkan. 

"Pengadaan barang dan jasa yang berintegritas akan menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik. Serta pelayanan baik akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat," ungkapmya. 

Untuk itu, Arifin meminta FGD yang digelar hari ini tidak sekadar sebagai forum untuk mendengarkan paparan semata. 

Dia berharap, peserta diskusi mampu melakukan pemetaan titik rawan pengadaan dan evaluasi pengendalian di setiap unit kerja masing-masing, mulai dari perencanaan, penyusunan HPS, dan spesifikasi, pemilihan penyedia, pelaksanaan kontrak hingga serah terima.

"Bangun kesamaan pemahaman seputar kewenangan, tanggung jawab, dan pengendalian dalam pengadaan melalui diskusi bersama KPK, BPKP, dan LKPP. Serta memanfaatkan konsultasi sejak dini dengan UKPBJ dan Inspektorat apabila terdapat keraguan sebelum keputusan diambil, bukan setelah," imbuhnya. 

Sementara, Inspektorat Pembantu Jakarta Pusat, Rianta Widya menjelaskan, FGD diadakan untuk memperkuat pemahaman bersama seputsr pengendalian dan integritas pengadaan barang dan jasa, serta memahami pelaporan dugaan pelanggaran whistleblower termasuk saluran pelqporan yang dimiliki bagi para pelopor,

"Kami berharap peserta mampu memahami keterkaitan antara risiko pengendalian dan kualitas pengadaan dalam pelaksanaan, sehingga memenuhi unsur prosudural, akuntabilitas kewajaran serta memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kominfotik Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa ist2

Diskominfotik Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa

Rabu, 14 Oktober 2026 462

Bhu.lkpp hermawan ist

Percepatan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2027 Terus Disosialisasikan

Jumat, 02 Oktober 2026 698

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1458

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14535

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3609

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1088

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1956

Masukan Ketua Komisi B Optimalisasi Transportasi Umum MRT ilust 1

Makin Diminati, Transportasi Jakarta Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 962

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks