Jadi Ikon Baru Jakarta, Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur di Ancol

Jumat, 16 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 388

Pramono Resmikan Masjid Apung An Nur di Ancol

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10).

Masjid ini pertama kali digagas oleh Gubernur Anies Baswedan pada 2019 silam. Namun akibat terkendala pandemi Covid-19, proses pembangunannya terhenti dan baru dapat dilanjutkan kembali pada Mei 2024.

"kehidupan keberagaman di Jakarta ini berjalan dengan baik,"

"Saya sebagai penerusnya melanjutkan sampai selesai dan bersyukur yang memberi nama saya," ujar Pramono.

Masjid Apung An-Nur ini dinilai menjadi simbol baru bagi Jakarta dalam memberikan ruang bagi seluruh aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.

"Mudah-mudahan kehadiran Masjid Apung An-Nur ini menjadi salah satu upaya dan juga menjadi simbol nyata bahwa kehidupan keberagaman di Jakarta ini berlangsung, berjalan dengan baik," kata Pramono.

Pram, sapaan akrabnya pun bersyukur berbagai proyek yang belum terselesaikan di masa gubernur sebelumnya kini bisa dilanjutkan dan dituntaskan di masa pemerintahannya. Tak hanya Masjid Apung An-Nur, berbagai program di masa pemerintahan sebelumnya juga telah diselesaikan seperti jembatan penghubung JIS dan Ancol.

"Ketika sudah disambungkan yang kurang lebih 300 meter ini, seluruh parkir sekarang bisa di Ancol, mau mobil berapa pun bisa di Ancol," ucap Pramono.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Syahmudrian Lubis menyampaikan, Masjid Apung An-Nur Jakarta mulai dibangun sejak 1 Mei 2024 dan rampung pada 29 Juli 2026.

Masjid ini memiliki kapasitas untuk 600 jemaah yang terdiri dari 460 ikhwan dan 140 akhwat, serta area plaza dengan kapasitas 300 jemaah.

"Masjid Apung An-Nur ini sebagai sarana ibadah tapi dirancang untuk menjadi landmark dan ikon baru bagi kebanggaan masyarakat di pesisir Jakarta," tuturnya.

Masjid ini memiliki filosofi bahtera iman dengan denah berbentuk segi lima yang melambangkan lima rukun Islam dan lima waktu salat, serta siluet denah yang membentuk bulan dan bintang sebagai simbol cahaya dan petunjuk.

BERITA TERKAIT
Pemkab Kepulauan Seribu Matangkan Rencana Pembangunan SPBU

Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

Kamis, 15 Oktober 2026 854

Pramono Jakarta Contributors Award 2026 rezap

Pramono Pastikan Pemprov DKI Pertanggungjawabkan Penggunaan Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 439

Gub pramono universitas ciputra rezap2

Pramono Sebut Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 522

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29732

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 10884

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1545

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1882

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 711

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks