Kamis, 27 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 289
(Foto: Istimewa)
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, terus memperkuat komitmen mewujudkan keamanan pangan melalui pengawalan program Kelurahan Pangan Aman.
Pengawalan dilakukan melalui kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan diikuti 100 peserta dari 83 kelurahan intervensi di Jakarta, Kamis (27/8).
Keamanan pangan akan menjadi budaya di masyarakat
Kepala BBPOM di Jakarta, Jeffeta Pradeko Putra mengatakan, pengawalan merupakan bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program keamanan pangan pada kelurahan yang telah diintervensi.
"Kegiatan ini juga sebagai sarana refreshment bagi tim beserta kader keamanan pangan kelurahan untuk memperkuat pengetahuan, meningkatkan kapasitas dalam menerapkan dan menyebarluaskan prinsip keamanan pangan di lingkungan," ujar Jeffeta.
Ia mengungkapkan, dibutuhkan komitmen bersama dan peran aktif tim beserta kader agar pengetahuan yang telah dibangun terus diterapkan di tengah masyarakat, karena intervensi bukanlah akhir dari satu program, tetapi awal keberlanjutan.
"Pengawalan dan refreshment penting agar pengetahuan yang diperoleh tetap terjaga dan berkembang. Kami berharap tim beserta kader menjadi penggerak keamanan pangan di lingkungan baik melalui edukasi maupun pengawasan," ungkapnya.
Ia berharap, tim beserta kader keamanan pangan kelurahan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungannya melalui pengawalan secara berkelanjutan.
"Pengetahuan yang diperoleh dapat disebarluaskan sehingga keamanan pangan akan menjadi budaya di masyarakat," tandasnya.