Petugas Pemilah Sampah di Meruya Selatan Diajak Ikut Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Selasa, 06 Oktober 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 122

Sosialisasi bpjs ketenagakerjaan petugas pilah sampah budi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Sebanyak 67 petugas pemilah dan pengangkut sampah serta perwakilan pengurus PKK dan Dasawisma (Dawis) Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, disosialisasikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan. 

Camat Kembangan, Fahmi Karsawijaya mengatakan, kegiatan ini mengajak petugas pemilah sampah, kader PKK dan Dasawisma mengikuti program perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan agar mereka terlindungi bila terjadi kecelakaan kerja.

Lebih nyaman melaksanakan pekerjaan

"Diharapkan mereka jadi lebih nyaman melaksanakan pekerjaan," katanya, Selasa (6/10).

Dilanjutkan Fahmi, untuk menjadi peserta program mereka hanya membayar iuran senilai sekitar Rp 8 ribu setelah mendapat diskon sebesar 50 persen dari iuran progam BPJS Ketenagakerjaan mandiri sebesar Rp 18.600 sebulan. 

Dijelaskan Fahmi, dengan mengikuti program mandiri BPJS Ketenagakerjaan itu, mereka akan mendapat jamin sosial, di antaranya jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. 

"Dari empat kelurahan total terdata sekitar 200 petugas pemilah sampah. Nantinya secara bertahap sosialisasi ini dilakukan ke kelurahan lain," tambahnya.

Lurah Meruya Selatan, Muhammad Maizar menambahkan, semenjak diberlakukan Ingub nomor 5 tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber, para petugas pengangkut sampah ini bertugas mengangkut sampah dari rumah warga ke TPS3R Meruya Selatan. 

Sebelumnya, mereka hanya mengangkut sampah dari rumah warga ke TPS di lingkungan RW masing-masing menggunakan gerobak dan Germor.

Perubahan lokasi pembuangan ini, berdampak terhadap lintasan pengangkutan lebih jauh dari sebelumnya. 

Karena itu, menurut Maizar, jaminan sosial ini menjadi penting agar mereka lebih tenang saat bekerja.

"Namanya kerja, kecelakaan tidak melihat waktu dan tempat, karenanya jaminan sosial itu penting," tegasnya.

Petugas pemilah sampah RW 07 Meruya Selatan, Nanda mengaku senang dan tertarik untuk mengikuti program mandiri BPJS Ketenagakerjaan. Besaran iuran yang ditetapkan pun dinilai masih terjangkau.

"Dengan ada BPJS Ketenagakerjaan ini Kami merasa ada jaminan kalau kecelakaan dan mengalami kematian," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sanksi pembakaran sampah

Petugas Kebersihan Pembakar Sampah di Cengkareng Timur Dikenakan Sanksi

Jumat, 03 Juli 2026 877

IMG 20260702 143309

Petugas Kebersihan Pembakar Sampah Dapat Teguran Keras

Kamis, 02 Juli 2026 886

Ribuan petugas kebersihan disiagakan selama perayaan Natal

Ribuan Petugas Kebersihan Dikerahkan Pastikan Jakarta Tetap Bersih saat Natal

Rabu, 24 Desember 2025 896

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3131

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2734

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1894

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1501

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1340

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks