Sudin KPKP Jaksel Latih Warga Olah Pangan Lokal Lebih Bernilai Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 193

105 Warga Jaksel Ikuti Pelatihan Diversifikasi Olahan Pertanian

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan mengadakan Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Pertanian di Agro Edukasi Wisata (AEW) Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu.

"Kemandirian ekonomi masyarakat"

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro mengatakan, pelatihan yang berlangsung pada 23, 24, dan 29 September 2026 tersebut diikuti 105 peserta dari berbagai unsur. Mereka terdiri atas binaan Jakpreneur, TP PKK, penggiat urban farming, hingga Kelompok Peduli Gizi (KPG).

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan komoditas pangan lokal," ujarnya, Selasa (29/9).

Ridho menjelaskan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung membuat berbagai jenis kue serta produk olahan dengan nilai tambah tinggi. Bahan pangan lokal yang menjadi fokus pelatihan meliputi nanas, ubi ungu, dan jagung manis.

"Materi dan praktik dipandu langsung oleh narasumber profesional, Francisca Patricia Kusumaratna, selaku Owner Warung Mami Sisca," terangnya.

Menurutnya, kehadiran narasumber berpengalaman diharapkan memberikan inspirasi baru kepada peserta agar hasil pertanian tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi.

"Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendorong keberlanjutan usaha warga, kami turut menyerahkan bantuan sarana pengolahan kepada para peserta berupa oven listrik, loyang, dan timbangan digital," ungkapnya.

Ridho berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung praktik pengolahan pangan berkelanjutan, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mengembangkan rintisan usaha baru.

"Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga menjadi penggerak serta penyebar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing guna mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga di Jakarta Selatan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin berharap, para ibu yang mengikuti pelatihan dapat terus berinovasi mengembangkan produk unggulannya. Sehingga, usaha rumahan yang dijalankan dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Kalau bisa, ke depan mungkin diadakan pelatihan-pelatihan seperti ini lagi, apalagi mereka mendapatkan bantuan untuk menunjang produksinya. Jadi, ibu-ibu tidak pusing lagi untuk memikirkan modal peralatannya, semua sudah dibantu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelatihan servis ac pulau untung jawa anita

Warga Pulau Untung Jawa Diberi Pelatihan Gratis Servis AC

Selasa, 29 September 2026 234

Pelatihan Olahan Hasil Perikanan kpkp pulau anita

Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Diadakan di Tiga Pulau

Jumat, 11 September 2026 556

IMG 20260813 WA0072

200 Warga Jaktim Ikuti Pelatihan Diversifikasi Olahan Peternakan

Kamis, 13 Agustus 2026 517

BERITA POPULER
895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1255

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1308

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1277

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1123

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1001

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks