Kamis, 10 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 136
(Foto: Anita Karyati)
Penggalangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta Utara Tahun 2026 resmi dimulai dengan target penghimpunan donasi sebesar Rp7,9 miliar. Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk mendukung berbagai layanan kemanusiaan PMI bagi masyarakat.
"Gerakan kepedulian sosial dan kemanusiaan"
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, mengatakan, Bulan Dana PMI berlangsung selama 82 hari kalender, mulai 1 September hingga 30 November 2026.
Menurutnya, Bulan Dana PMI merupakan gerakan kemanusiaan untuk menumbuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam membantu sesama.
"Ini bukan sekadar kegiatan mengumpulkan uang atau iuran, tetapi gerakan kepedulian sosial dan kemanusiaan. Partisipasinya bersifat imbauan dan sukarela, tidak ada paksaan maupun sanksi bagi yang tidak berpartisipasi," ujarnya, Kamis (10/9).
Fredy menjelaskan, pelaksanaan Bulan Dana PMI mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor 36 Tahun 2026 tertanggal 4 Agustus 2026 serta Surat Keputusan Wali Kota Jakarta Utara Nomor 68 Tahun 2026.
Fredy meminta para camat, lurah, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya untuk mendukung sekaligus menyosialisasikan program tersebut secara berjenjang kepada masyarakat dan dunia usaha.
"Target harus jelas dan terukur. Pelaksanaannya juga harus serius, terukur, dan transparan, baik dalam pengelolaan maupun pelaporannya," terangnya.
Sementara itu, Sekretaris PMI Jakarta Utara, Ramdansyah memaparkan, dana yang dihimpun akan mendukung berbagai layanan kemanusiaan, seperti donor darah, penanggulangan bencana, promosi kesehatan, hingga layanan ambulans gratis selama 24 jam.
Ia menambahkan, PMI Jakarta Utara juga memberikan pelayanan klinik gratis bagi masyarakat serta pembinaan relawan, termasuk Palang Merah Remaja (PMR) tingkat madya, wira, hingga perguruan tinggi.
"Dana yang terkumpul juga mendukung operasional markas, kegiatan relawan, penanganan bencana, serta pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PMI Jakarta Utara," ungkapnya.
Ramdansyah menilai target penghimpunan Rp7,9 miliar pada tahun ini realistis. Sebagai perbandingan, pada Bulan Dana PMI 2025, berhasil terkumpul Rp5.651.847.772 dari target Rp8 miliar.
Penggalangan dana tahun ini dilakukan melalui sejumlah kanal, di antaranya drop box, proposal kepada perusahaan, map daftar RT/RW, amplop, serta kupon dengan pecahan Rp5.000, Rp10.000, dan Rp50.000.
"Semoga target penggalangan donasi tahun ini dapat tercapai dan semua pihak ikut berpartisipasi. Terpenting, seluruh proses dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.