Rabu, 09 September 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 112
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat,Rabu (9/9), melakukan penyemprotan dengan metode water mist secara serentak pada sejumlah jalan utama di delapan wilayah kecamatan.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murtadho mengatakan, selain mitigasi abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, penyemprotan ini juga sebagai upaya mengurangi dampak musim kemarau berkepanjangan.
Minimalisir dampak abu vulaknik serta menyejukkan kawasan
Kegiatan ini, jelas Ali, melibatkan jajaran kecamatan, Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut), Satpol PP, Perhubungan, BPBD dan PAM Jaya.
"Kegiatan dilaksanakan serentak pada sejumlah jalan utama di delapan kecamatan, mulai pagi hingga menjelang siang ini," katanya.
Camat Taman Sari, Simson Hutagalung mengungkapkan, penyemprotan di wilayahnya menyasar kawasan Kota Tua, Glodok dan Mangga Besar. Aksi water mist melintasi Jalan Lada Dalam, Kunir, Pintu Besar Utara, Kali Nesar Barat, Gajah Mada, Hayam Wuruk dan Jalan Mangga Besar.
Penyemprotan melibatkan satu unit mobil pompa pemadam berkapasitas 10.000 liter, serta satu mobil tangki pemyiraman Sudin Tamhut Jakarta Barat.
"Hari ini, kami juga melakukan pembagian 150 masker dan kemarin juga dibagikan 500 masker," ujarnya.
Dikatakan Simson, Selasa (8/9) kemarin, pihaknya bersama jajaran PMI juga melaksanakan penyemprotan di area Kota Tua. K
Sementara, Wakil Camat Kembangan, Abdul Chodir menjelaskan, penyemprotan di wilayahnya dilakukan di wilayah Kelurahan Meruya Utara, Srengseng, Joglo, Kembangan Utara, Meruya Selatan dan Kembangan Selatan.
"Selain area jalan, penyemprotan juga menyasar pohon-pohon yang ada di jalur hijau. Penyemprotan ini juga untuk menyejukkan kawasan," tandasnya.