Selasa, 08 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 190
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, membagikan masker kepada penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sekaligus memberikan sosialisasi mengenai bahaya paparan abu vulkanik bagi kesehatan. Upaya ini direspons positif dan diapresiasi pengguna transportasi umum.
"Melindungi masyarakat"
Salah seorang penguna transportasi umum, Indri mengapresiasi perhatian pengelola Terminal Lebak Bulus yang membagikan masker dan air mineral kepada para penumpang.
"Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam melindungi masyarakat dari paparan abu vulkanik dan polusi di tengah musim kemarau yang berkepanjangan ini," ujarnya, Selasa (8/9).
Sementara itu, Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi mejelaskan, pembagian masker dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, khususnya di tengah potensi paparan abu vulkanik dan polusi udara.
"Pembagian sudah kita lakukan sejak kemarin. Mereka yang memasuki terminal atau menaiki bus kita berikan masker dan sosialisasi," terangnya.
Menurutnya, sebanyak 200 masker dibagikan kepada penumpang. Selain masker, pengelola terminal juga menyediakan air mineral untuk membantu mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca panas pada musim kemarau.
Joni menuturkan, pembagian masker akan terus dilakukan apabila dampak abu vulkanik dan polusi udara di Jakarta mengalami peningkatan. Sasaran pembagian tidak hanya penumpang, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas di lingkungan Terminal Lebak Bulus.
"Kami juga mengimbau mereka untuk peduli terhadap kesehatan dirinya sendiri. Selain memakai masker, apabila ada yang tidak enak badan, kami sarankan untuk membeli obat-obatan atau segera memeriksakan kesehatan," tandasnya.